Perjalannya di IFSC World Cup Jakarta 2022 juga terbilang tidak mudah. Dia harus berjuang melawan atlet-atlet kelas dunia.
Meski begitu dengan pengalaman mumpuni, peraih perunggu Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang ini akhirnya bisa melewati satu per satu lawan yang dihadapi.
Dia mengawali IFSC World Cup Jakarta 2022 dengan mencatatkan waktu 5,24 detik pada babak kualifikasi. Hasil tersebut membuatnya lolos dengan berada di tempat ketiga menuju babak 16 besar.
Kemudian di fase ini, Aspar mencatatkan waktu 5,39 detik mengalahkan wakil Amerika Serikat (AS) Noah Bratschi dengan 6,41 detik.
Di perempat final, dia mencetak 5,27 detik mengalahkan sesama wakil Indonesia Raharjati Nursamsa dengan 5,30 detik.
Aspar kembali menunjukkan performa apik di semifinal dengan membukukan 5,31 detik mengalahkan wakil China Jinbao Long dengan 5,81 detik. Rangkaian perjuangan Aspar ditutup dengan manis dengan mengalahkan Katibin di final.
Bidik Olimpiade Paris
Prestasi Aspar kali ini sekaligus membakar semangatnya untuk bisa lolos kualifikasi Olimpiade 2024 di Paris, Prancis.
Dia sangat ingin tampil dalam pesta olahraga empat tahunan terbesar di dunia tersebut sebelum nantinya memutuskan gantung sepatu.
Baca Juga: Veddriq Leonardo Pertahankan Predikat Juara Dunia Panjat Tebing 2022
"Saya terus memelihara impian tampil di Olimpiade setelah pada 2020 gagal di Tokyo. Kini saya kembali untuk bisa menuju Olimpiade Paris 2024, sebelum akhirnya saya memutuskan pensiun," kata Aspar.
Atlet kelahiran 24 Januari 1988 ini juga mengatakan tak mudah untuk bisa mewujudkan impian besarnya tersebut. Dibutuhkan konsistensi dan kerja keras agar bisa tampil di Olimpiade Paris. Terlebih, kata Aspar, persaingan saat ini kian merata.
"Semua pesaing memiliki catatan waktu di bawah 5,5 detik. Tentunya sangat ketat karena pemegang rekor dunia juga ada pada atlet Indonesia (Kiromal Katibin)," kata Aspar yang kini berusia 34 tahun.
"Tapi saya akan berusaha untuk fokus dan meyakinkan diri sendiri untuk bisa bersaing di Olimpiade Paris," ujarnya menambahkan.
Pujian kepada Aspar pun datang dari sang juara dunia panjat tebing 2022 nomor speed putra, Veddriq Leonardo.
Dia mengatakan kemenangan Aspar sekaligus menjadi pelecut semangat atlet muda untuk terus berprestasi.
"Aspar memang luar biasa dan sangat memotivasi atlet muda. Dia sempat cedera hingga akhirnya kembali menjadi peraih emas di Jakarta. Itu keren dan sangat luar biasa dan membuat persaingan makin panas lagi," ujar Veddriq.
Impian Aspar dan atlet panjat tebing Indonesia lainnya mendapat dukungan penuh dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olaharga (Kemenpora).
Menpora Zainudin Amali yang menyerahkan medali emas kepada Aspar mengatakan sebagai cabang olahraga unggulan, panjat tebing mendapat perhatian untuk bisa terus berprestasi hingga level Olimpiade.
"Kita sangat berharap sebagai cabang unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), panjat tebing ke depan bisa menghasilkan medali pada saat Olimpiade Paris 2024 mendatang," ujar Amali.
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid juga menegaskan bahwa perhatian Menpora Amali terharap panjat tebing luar biasa.
"Untuk pembinaan jangka panjang kami sangat terbantu sekali dengan dukungan dari pemerintah, terutama dukungan dari Kemenpora. Pak menteri sendiri memberikan perhatian luar biasa. Tiap kali ada urusan panjat tebing pasti diprioritaskan," kata Yenny.
"Begitupun untuk pembinaan atlet, Kemenpora sudah memberikan support yang luar biasa, atlet pelatnas kemudian dikirim ke luar negeri untuk bertanding itu semua adalah bagian dari pembinaan jangka panjang dan jangka pendek," kata Yenny.
Sukses Aspar yang terlahir kembali dengan prestasi yang lebih hebat adalah contoh kongkret bahwa tekad atlet, kesempatan yang dibuka pelatih, serta dukungan dari pengurus olahraga dan pemerintah telah membuahkan hasil yang indah.
Jika kondisi ini konsisten dijaga dan disemai ke cabang-cabang olahraga lain, tentu akan lahir Aspar-Aspar lain dan Sang Merah Putih pun kian sering berkibar di berbagai pentas olahraga tingkat dunia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jannah Fokus Tampil Maksimal Demi Tiket Asian Games 2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia