Suara.com - Bos tim Red Bull Christian Horner dengan gempita menyambut kesuksesan Max Verstappen mempertahankan gelar juara dunia saat ia memenangi F1 GP Jepang pada Minggu dan menyebut sang pebalap Belanda telah meningkatkan level persaingan di grid F1.
Menyusul titel pertama yang diraih secara kontroversial oleh Verstappen pada musim lalu, tahun ini ia membungkam semua kritik dengan penampilan yang dominan, memenangi 12 dari 18 balapan dan mengamankan gelarnya dengan empat balapan tersisa.
Verstappen meraih kembali mahkota juara setelah Charles Leclerc, rival terdekatnya, mendapat penalti larut karena kedapatan mengambil keuntungan dengan keluar lintasan saat mendapat tekanan dari Sergio Perez di lap terakhir GP Jepang.
Sang pebalap Ferrari mendapat penalti lima detik dan harus turun ke P3 dan menghadapi kenyataan dirinya tak mampu lagi mengejar raihan poin Verstappen meski ia memenangi seluruh balapan tersisa di musim ini.
"Ini melampaui semua mimpi kami. Max benar-benar dominan (musim ini)," kata Horner kepada Sky Sports F1.
"Kami bangkit dari masa-masa sulit beberapa balapan pertama, tapi sejujurnya, dia dan tim telah meningkatkan standard ke level yang berbeda.
"Saya sangat bangga dengan semua yang ia lakukan, semua yang tim ini capai, dan semua orang di Milton Keynes telah lewati melalui tekanan yang sangat besar. Meraih gelar kejuaraan ini benar-benar spesial."
Gelar juara dunia kedua bagi Verstappen juga terasa spesial.
"Yang pertama terasa sedikit emosional, tapi yang kedua lebih indah," kata Verstappen setelah menyentuh finis 27 detik di depan rival-rivalnya di Jepang.
Baca Juga: Gelar Juara Dunia F1 2022 Terasa Lebih Indah bagi Max Verstappen
Verstappen masih berpeluang mencetak rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim yang saat ini dipegang oleh Michael Schumacher dan Sebastian Vettel dengan 13 kali menang.
"Saya tahu ini musim yang sangat spesial. Saya sangat menikmatinya tapi mungkin saya akan lebih menikmatinya setelah musim ini selesai, melihat ke belakang."
Horner juga mempersembahkan kemenangan tersebut untuk Honda yang telah mendukung Red Bull meraih gelar juara dunia dalam dua tahun terakhir, kali ini di kampung halaman pabrikan Jepang itu.
"Memenangi gelar dua kali dengan mereka (Honda) sangatlah emosional, khususnya di sini (Suzuka), dengan semua mata memandang," kata Verstappen.
"Itu memberi Anda sedikit tekanan, tapi tekanan yang baik, tekanan yang positif. Saya sangat bangga meraihnya di sini."
Dengan Perez finis P2 di Jepang, maka Red Bull tercatat telah lima kali finis 1-2 pada musim ini, yang menegaskan betapa dominannya mereka.
Berita Terkait
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun