Suara.com - Wakil Indonesia Jonatan Christie sukses mengalahkan Hans-Kristian Solberg Vittinghus dari Denmark dua gim langsung 21-19, 21-14 pada pertandingan babak pertama French Open 2022, Selasa (26/10/2022).
Menurut pemain unggulan kedelapan itu, ia memanfaatkan shuttlecock yang berat pada turnamen itu untuk membuat Vittinghus kelelahan dengan memainkan reli-reli panjang sebelum dimatikan lewat serangan mendadak.
"Saya merasa bola lebih berat, jadi sebisa mungkin saya mencoba menghabiskan fisiknya," kata Jonatan soal kunci kemenangannya lewat pesan tertulis PP PBSI, Rabu.
Jonatan menilai berat shuttlecock di Paris dan Denmark Terbuka pekan lalu sangat berbeda. Shuttlecock di Denmark terasa lebih ringan sehingga terasa nyaman untuk melakukan reli cepat atau smes.
"Sekarang di sini shuttlecock agak berat. Karena itu sebisa mungkin saya buat lawan kelelahan, yang penting kuncinya saya bermain sabar dan sebisa mungkin mengurangi kesalahan sendiri," ungkap Jonatan menceritakan.
Keberhasilan Jonatan melewati babak 32 besar Prancis Terbuka menjadi pengulangan kemenangan dari Denmark Terbuka seminggu sebelumnya. Saat itu ia juga mengalahkan Vittinghus yang menjadi wakil tuan rumah dalam babak yang sama.
Kemenangan dua gim langsung di Paris itu menjadi dominasi kedua berturut-turut bagi Jonatan atas Vittinghus dalam satu bulan.
"Saya melawan pemain yang punya karakter pantang menyerah. Saya rasa tidak mudah meraih kemenangan di laga ini. Puji Tuhan bisa melewati babak pertama dengan baik. Biasanya setiap pertandingan awal tidak berjalan dengan mudah," Jonatan menuturkan.
Keletihan fisik mulai dirasakan oleh Jonatan setelah tampil dua minggu berturut-turut dalam turnamen level BWF Super 750 di Eropa. Namun baginya yang terpenting ialah tetap fokus dan menjaga kondisi fisik agar selalu siap menghadapi pertandingan selanjutnya.
Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming French Open 2022 Hari ini: 7 Wakil Indonesia Tampil di Babak 32 Besar
"Setelah tampil di Denmark Open rasanya lelah juga, tapi saya rasa seluruh pemain juga merasakan hal yang sama. Setelah ini saya mau pemulihan agar besok bisa lebih prima," pungkas Jonatan. (Antara)
Berita Terkait
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Banyak Pemain Debutan
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara