Suara.com - Tiga wakil andalan Indonesia belum mampu melangkah lebih jauh pada Kejuaraan Dunia Junior 2022 (WJC) setelah dijegal oleh China pada babak 16 besar di arena Palacio de Deportes de Santander, Santander, Spanyol, Kamis.
Kekalahan pertama diderita ganda campuran Marwan Faza/Jessica Maya Rismawardani. Unggulan sembilan itu kalah dari Yu Hao/Qin Hui Zhi 19-21, 21-15, 26-28 setelah berjuang selama 73 menit.
Faza/Jessica sebetulnya memiliki kesempatan untuk memenangi pertandingan karena mencetak match point lebih dulu dalam kedudukan 20-16 pada gim penentuan. Namun, keadaan justru berbalik karena keduanya terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan.
"Di gim ketiga kami terlalu terburu-buru mau memastikan kemenangan. Kurang tenang dan rasa ingin menangnya besar sekali tapi malah kurang kontrol dan akhirnya blunder sendiri," kata Faza dalam keterangan tertulis PBSI yang diterima di Jakarta.
"Jujur kecewa dengan kekalahan ini tapi mungkin memang rezekinya sampai di sini. Ke depan kami harus lebih tenang, tidak boleh menggebu-gebu, harus fokus dan jernih pikirannya," sambung Faza.
Tak lama berselang, kekalahan juga diderita atlet tunggal putri Mutiara Ayu Puspitasari yang takluk kepada Yuan An Qi setelah melalui pertarungan rubber game 21-16, 7-21, 16-21. Banyak melakukan kesalahan sendiri diakui Mutiara sebagai penyebab kekalahannya.
"Di gim pertama permainan saya sudah enak, bisa mengeluarkan pola apa yang saya mau," ucap Mutiara.
"Di gim kedua ternyata sisi lapangan ini agak silau, itu mungkin yang lawan rasakan di gim pertama. Jadi dia memanfaatkan hal itu sementara saya masih belum bisa beradaptasi. Selain itu, dia juga bermain lebih cepat. Di gim ketiga start-nya sudah lumayan bagus tapi saya malah banyak melakukan kesalahan sendiri, akhirnya malah panik dan bingung," Mutiara menjelaskan.
Juara Indonesia International Series 2022 itu mengaku cukup senang dan puas atas hasil yang ia raih di WJC 2022. Mutiara berjanji memberikan penampilan yang lebih baik lagi jika mendapatkan kesempatan tampil di ajang tersebut.
Baca Juga: Hasil French Open 2022: Shesar Hiren Rhustavito Terhenti di Babak 16 Besar
"Cukup senang dan puas dengan hasil di Kejuaraan Dunia Junior pertama saya ini bisa sampai di babak 16 besar apalagi saya akui gengsi dan persaingan di sini sangat ketat. Tahun depan kalau saya diberikan kesempatan lagi, saya mau coba memberikan yang lebih lagi," ucap dia.
Kekalahan ketiga wakil Indonesia atas China dialami ganda campuran Rafli Ramanda/Az-Zahra Putri Dania. Rafli/Dania kalah dari Zhu Yi Jun/Liu Sheng Shu 15-21, 15-21.
Sejauh ini Indonesia baru meloloskan satu wakil melalui ganda campuran, Zaidan Arrafi Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu ke babak perempat final WJC 2022. Zaidan/Felisha menang atas wakil Prancis unggulan dua, Lucas Renoir/Tea Margueritte dua gim langsung 21-14, 21-14. (Antara)
Berita Terkait
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang