Suara.com - Satya Wacana Salatiga melaju ke playoff usai mengalahkan Elang Pacific Caesar pada hari terakhir babak penyisihan IBL Indonesia Cup 2022 di Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/11/2022).
Satya Wacana akhirnya bernapas lega setelah menang 63-50 atas Elang Pacific karena tim Salatiga itu membutuhkan kemenangan untuk dapat melaju ke babak selanjutnya setelah mengantongi satu kemenangan dan menelan satu kekalahan.
Mengutip laman IBL, pelatih kepala Elang Pacific Aries Herman untuk pertandingan kali ini menurunkan starting lineup berisi Gregorio Claudie Wibowo sebagai kapten tim, disusul M. Aulaz Ariezky, Daffa Dhoifullah, Aven Ryan Pratama, dan M. Hardianto.
Sementara dari Satya Wacana, kepala pelatih Jerry Lolowang menurunkan Calvin Biyantaka, Maikel Baliba, Randy Ady Prasetya, Febrianus Khiandio, dan kapten tim Henry Cornelis Lakay.
Satya Wacana sempat unggul 10-7 melalui lemparan tiga angka Febrianus Khiandio pada enam menit tersisa. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Elang Pacific mencetak lima angka berturut-turut lewat Daffa dan Gregorio. Pacific berbalik unggul 12-10.
Pertandingan masih berjalan sengit. Satya Wacana kembali unggul dalam sisa waktu empat menit pada kedudukan 16-12.
Namun, Elang Pacific mempunyai momentum membalikkan keadaan. Dio Freedo memasukkan dua lemparan tiga angka berturut-turut untuk memimpin 20-18.
Pada akhir kuarter pertama, Elang Pacific unggul 24-19.
Memasuki kuarter kedua, Elang Pacific masih menghantui Satya Wacana. Tangan Dio Freedo cukup wangi dalam pertandingan ini karena bisa membuat Elang Pacific unggul 13 angka dalam sisa waktu lima menit.
Baca Juga: IBL Indonesia Cup 2022: Dewa United Lolos ke Perempat Final
Dio bermain cukup hustle karena sebelum melepaskan tembakan tiga angka, dia membuat offensive rebound, dengan menyambar bola pantulan tembakan Hardianto yang tidak tepat sasaran.
Satya Wacana mencoba menyusul. Mereka memanfaatkan keunggulan di paint area. Puncaknya dalam 49 detik terakhir, Lakay memasukkan satu lemparan bebas yang membuat jarak terpangkas hingga 2 angka pada 36-38.
Pada akhir kuarter kedua, Gregorio Wibowo menambah poin untuk Elang Pacific, sebaliknya Satya Wacana menambah dua angka dari jump shot Wijaya. Skor 40-38 untuk keunggulan Elang Pacific menutup kuarter kedua.
Satya Wacana akhirnya bisa lepas dari kejaran Elang Pacific pada kuarter ketiga sampai unggul 53-48 pada akhir kuarter ketiga.
Berbekal keunggulan lima angka tersebut, Satya Wacana berusaha konsisten agar bisa memenangi laga.
Hal itu berbuah manis saat Elang Pacific semakin tertinggal dengan margin yang kian melebar. Satya Wacana akhirnya memenangi pertandingan dengan 63-50 sekaligus menjaga asa playoff IBL Indonesia Cup 2022. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026