Suara.com - Ada jejak anak bangsa yang pernah berlaga di ajang Wimbledon 2023. Berikut profil Aldila Sutjiadi sang pengharum nama bangsa di ajang tenis bergengsi.
Pada pertengahan tahun, petenis Tanah Air Aldila Sutjiadi berhasil menerobos masuk ke babak semifinal Wimbledon bersama rekan ganda campurannya, Matwe Middelkoop asal Belanda.
Sayang langkah mereka terhenti di babak tersebut dan gagal masuk final setelah kalah melawan Xu Yifan dengan rekannya Joran Vliergen dengan skor 1-6, 6-3 dan 3-6.
Ajang tenis Wimbledon adalah salah satu pertandingan tenis paling bergengsi di dunia. Beruntung, Aldila pernah menorehkan sejarah di pertandingan ini.
Nama Aldila Sutjiadi mungkin masih asing di telinga masyarakat dalam negeri, namun prestasi petenis asal Jakarta ini patut diacungi jempol.
Ia pernah berlaga di berbagai pertandingan internasional hingga menduduki peringkat ke-32 untuk pemain tenis ganda dunia dan peringkat tertinggi ia raih pada bulan April lalu dengan ranking 29.
Untuk urutan pemain tunggal dunia, Aldila Sutjiadi menduduki ranking 864 pada bulan Juli sementara prestasi terbaiknya diraih pada bulan Mei 2021 dengan urutan 344 dunia.
Aldila Sutjiadi lahir di Jakarta, 2 Mei 1995. Ayahnya bernama Indriatno Sutjiadi dan ibunya Herawati Sutisna Jahja. Atlet tenis ini memiliki badan 169 cm dan mulai belajar bermain tenis sejak umur 5 tahun.
Baca Juga: Asian Games 2022: Langkah Petenis Aldila Sutjiadi Masih Mulus
Prestasi Aldila Sutjiadi menurut Federasi Tenis Internasional atau ITF adalah meraih 151 kemengan dan 100 kekalahan sejak tahun 2010 saat bermain sebagai tungga putri.
Sementara sebagai atlet tenis ganda putri, Aldila Sutjiadi sudah menang 195 kali dan kalah 96 kali. Untuk ganda campuran, ia menang 6 kali dan kalahdalam satu pertandingan saja.
Dalam ajang Sea Games 2023, ia maju untuk ganda putri, berpasangan dengan Jessy Priskilla Pompies dan menyabet medali perak setelah kalah melawan pasangan Peangtan dan Luksika Kumkhum dari Thailand.
Sementara kala ajang Wimbledon, ia dan rekannya, Matwe Middelkoop berhak maju ke babak semifinal di nomor ganda campuran setelah mengalahkan Marta Kostyuk dan Marcelo Arevalo dengan skor 7-5, 7-6 (7-5).
Pada bulan Juni, Aldila Sutjiadi dengan pasangan ganda putri dari Jepang, Miyu Kato sempat maju ke perempat final French Open 2023 namun gagal lolos ke babak berikutnya karena diskualifikasi.
Demikian profil Aldila Sutjiadi, pengharum nama bangsa di ajang tenis bergengsi Wimbledon 2023.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
-
Asian Games 2022: Langkah Petenis Aldila Sutjiadi Masih Mulus
-
Langkah Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Terhenti di Babak 16 Besar Ganda Putri US Open 2023
-
Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Maju ke Babak Kedua Ganda Putri US Open 2023
-
Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Maju ke Semifinal Ganda Putri WTA Cleveland
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M