Suara.com - Profil dan biodata Tyson Fury sedang ramai diperbincangkan oleh para pecinta olahraga tinju. Pasalnya, petinju professional tersebut dijadwalkan akan bertanding melawan Francis Ngannou.
Diketahui, pertandingan tinju Tyson Fury dengan Francis Ngannou ini akan berlangsung di Arab Saudi pada 28 Oktober 2023. Pertandingan ini sangat dinantikan para penonton. Bagaimana tidak, keduanya sama-sama kuat.
Pertandingan antara Tyson Fury yang di juluki ‘Gypsy King’ atau ‘The King’ dan Francis Ngannou yang diketahui murid mantan raja tinju dunia Mike Tyson ini pun diprediksi akan menjadi pertandingan yang seru.
Terlepas dari pertandingan yang akan dihadapi Tyson Fury jelang akhir Oktober mendatang, mungkin ada yang penasaran dengan profil dan biodata Tyson Fury. Nah untuk selengkapnya, berikut ini profilnya.
Profil dan Biodata Tyson Fury
Tyson Fury atau yang memiliki nama Tyson Luke Fury ini kelahiran 12 Agustus 1988 di Manchester, Inggris. Tyson Fury lahir dari keluarga petinju terkenal Inggris sekaligus keturunan kelompok etnis Romani.
Tyson Fury mendalami dunia tinjur dari ayahnya yang mantan seorang petinju yakni John Fury. Adapun Fury mengawali kariernya sebagai petinju sejak usianya masih muda, yang kemudian menjadi petinju hebat seperti sekarang.
Tercatat bahwa Fury pernah memenangkan berbagai kompetisi baik regional maupun nasional. Adapun salah satunya yaitu Ia pernah memenangkan medali perak dalam Olimpiade Remaja Eropa tahun 2006.
Tahun 2008, Fury mulai berkarier secara profesional. Ia dikenal sebagai petinju dengan postur tubuh tinggi serta gerakan yang luar biasa. Ia juga dikenal memiliki pukulan tangan kanannya yang mematikan.
Baca Juga: Hobi Main Tinju, Dinar Candy Tak Takut Hidung Oplasnya Rusak
Fury pun masuk dalam jajaran petinju yang paling menakutkan dan sukses meraih banyak prestasi. Ia juga diketahui pernah menumbangkan petinju professional dan legendaris Wladimir Klitschko. Fury juga Tyson Fury sukses mendapat gelar juara kelas berat dunia seperti WBA, IBF, WBO, dan IBO.
Fury sempat berhenti sementara dari dunia tinju karena adanya masalah pribadi serta kesehatan mentalnya yang kurang stabil. Ia mulai aktif kembali dalam dunia tinju dan bertanding lagi dalam ring pada tahun 2018.
Demikian ulasan mengenai profil dan biodata Tyson Fury, petinju dengan julukan ‘Gypsy King’ yang akan bertanding dalam ring melawan Francis Ngannou murid mantan raja tinju dunia Mike Tyson. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M