Suara.com - Pemain naturalisasi timnas basket putri Indonesia, Kimberley Pierre Louis mengungkap penyesalan pasca tim dibantai Jepang dalam perempat final Asian Games 2022, Senin (2/10/2023).
Menurut Kimberley, timnas basket putri Indonesia diyakini bisa tampil lebih baik di Asian Games 2022 andai menjalani persiapan yang lebih lama dan matang.
Timnas basket putri Indonesia kalah 47-89 dari Jepang yang sekaligus mengakhiri langkah mereka di Asian Games edisi kali ini.
"Jika kami memiliki lebih banyak waktu persiapan, lebih banyak pemusatan latihan, saya cukup yakin kami dapat melakukan sesuatu untuk melawan mereka. Saya benar-benar meyakininya," kata Kimberley dikutip dari Antara, Selasa (3/10/2023).
Kimberley kemudian menyatakan bahwa dirinya belum lama bergabung dengan timnas bola basket putri untuk mengikuti persiapan menjelang Asian Games 2022.
"Saya baru bermain di tim baru saya. Maka saya tidak bersama tim untuk melakukan persiapan dan mereka sedang menjalani pemusatan latihan. Maka saya hanya datang dan melakukan apa yang dapat kami lakukan," tuturnya.
Sementara itu forward tim Indonesia Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma
mengakui bahwa kekuatan bola basket Jepang bukan lagi berada di level Asia, namun dunia.
"Kalau menurut saya sendiri sih ya mereka untuk basket, mereka sudah di tingkat dunia. Ya senang juga bisa bermain bareng mereka, kita dapat banyak pengalaman, ternyata ya speed mereka memang kencang dan disiplin sih mereka," kata atlet yang akrab disapa Ayu itu.
Tim Indonesia cukup banyak kemasukan poin dari tembakan tiga angka Jepang. Menurut Ayu, hal itu disebabkan kelebihan teknik para pemain Jepang untuk dapat melepaskan tembakan dengan ruang yang kecil.
"Kalau dari segi defense kita sudah berusaha untuk semaksimal mungkin untuk challenge mereka, cuma standarnya mereka kalau jarak sedikit saja kalau udah open shot dikit, mereka pasti angkat (lepaskan tembakan)," ujar pemain yang terakhir membela klub GMC Cirebon itu.
Berita Terkait
-
Asian Games 2022: Tundukkan Wakil Korsel, Rinov / Pitha Langsung Alihkan Fokus Hadapi Jagoan Jepang
-
Klasemen Medali Asian Games 2022: Indonesia Melorot ke Peringkat 12
-
Asian Games 2022: Timnas Basket Putri Indonesia Capai Target, Siap Tantang Jepang
-
Hasil Asian Games 2022: Leo/Daniel Menang Mudah pada Babak 32 Besar
-
Langkah Rehan/Lisa Sudah Terhenti di Babak Pertama Asian Games 2022
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026