Suara.com - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto menghajar ganda Skotlandia, Alexander Dunn / Adam Hall untuk mengunci tiket 16 besar BWF World Tour Super 750 French Open 2023.
Pada pertandingan yang berlangsung di Glaz Arena, Rennes, Prancis, Selasa (24/10), Fajar / Rian menang dua gim langsung atas Alexander / Adam pada babak 32 besar.
Namun meski memperoleh kemenangan, Fajar Alfian mengatakan masih belum tampil 100 persen dan dalam proses adaptasi dengan atmosfer pertandingan.
"Alhamdulillah lancar dan diberikan kemenangan. Ini pertandingan pertama, meskipun menang permainan kami belum 100 persen, bisa dikatakan belum enak," kata Fajar seperti dimuat Antara, Selasa/
"French Open 2023 digelar di kota berbeda dari biasanya, yaitu di Rennes. Stadion baru membuat kami masih harus beradaptasi dengan atmosfer pertandingan. Penyesuaian juga dilakukan dengan shuttlecock yang berbeda dari turnamen sebelumnya di Denmark Open 2023," sambungnya.
Rian juga mengungkapkan masih beradaptasi terutama dengan kondisi lapangan tiga yang lebih gelap dari biasanya.
"Tadi kami bermain di lapangan 3 dan rasanya agak gelap ya, jadi itu yang tadi kami coba biasakan," ungkap Rian.
Sementara ganda putra Indonesia lainnya, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan juga mengunci tiket 16 besar hari ini.
Mereka menumbangkan ganda putra Taiwan, Lu Ching Yao / Yang Po Han pada babak 32 besar BWF World Tour Super 750 French Open 2023.
Baca Juga: Denmark Open 2023: Main Kurang Sabar Jadi Biang Keladi Kekalahan Hendra / Ahsan di 16 Besar
Ganda putra yang dijuluki The Daddies itu mengunci kemenangan atas Lu Ching / Yang Po melalui dua gim langsung, 2-0 (21-17 dan 21-16).
Ahsan mengatakan selama pertandingan harus mengatur ritme dengan menurunkan bola dan siap beradu stamina melawan Lu Ching / Yang Po
"Pertama mengucap syukur alhamdulillah sudah bisa menang setelah di dua pertandingan sebelumnya kami selalu kalah dengan cukup mudah. Tadi kami benar-benar harus selalu menurunkan bola duluan dan siap capek lawan mereka. Kami merasa permainan kami cukup baik hari ini, semoga lusa bisa lebih baik lagi," kata Ahsan.
Hendra mengungkapkan masih dalam proses adaptasi dengan lapangan yang lebih gelap dari standar biasanya.
"Intinya kami tetap siap karena kadang mereka bisa membalikkan bola kami jadi sebelum bola menyentuh tanah harus siap terus.Lapangan di sisi ini. Nomor tiga dan empat memang agak gelap dibandingkan di lapangan yang tengah tapi tidak masalah, kami harus bisa mengatasinya," ungkap Hendra.
Tag
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026