Suara.com - Para pebulutangkis Indonesia siap membidik hasil optimal pada turnamen Kumamoto Japan Masters 2023. Anthony Ginting dan kawan-kawan memburu titel juara demi mengejar poin rangking menuju Olimpiade Paris 2024 dan World Tour Finals.
Turnamen Kumamoto Japan Masters HSBC BWF World Tour Super 500 bakal berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, 14-19 November. Kejuaraan ini menyediakan hadiah total 420 ribu dolar AS.
Tim bulutangkis Indonesia bertolak ke Jepang dengan menggunakan maskapai peberbangan All Nippon Airways NH 0856 dari terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (12/11/2023), pukul 21.45 WIB.
Setelah transit sekitar dua jam di Bandara Haneda, Tokyo pada Senin (13/11) pagi, pasukan Merah-Putih melanjutkan penerbangan hampir dua jam ke Kumamoto.
Nama-nama pemain adalan seperti Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Chico Aura Dwi Wardoyo di tunggal putra, serta Gregoria Mariska Tunjung di tunggal putri, ikut dalam rombongan ini.
"Persiapan setelah dari Prancis Open, mungkin efektif cuma sekitar seminggu. Meskipun begitu saya harus siap menghadapi turnamen ini," kata Jonatan Christie dikutip dari keterangan tertulis PBSI, Senin (13/11/2023).
"Bagi saya, turnamen ini memang untuk mengejar gelar juara dan menambah poin rangking. Selama saya bisa menikmati pertandingan, semoga hasilnya juga positif," tutur Jojo, sapaan akrab Jonatan.
Juga ada Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di sektor ganda putra.
Di ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi menjadi andalan. Ini setelah Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus absen setelah Apri masih menjalani perawatan usai cedera betis kanan yang diderita di final Hylo Open lalu.
Baca Juga: Satu-satunya Penyumbang Gelar Indonesia di French Open 2023, Jonatan Christie Dipuji Habis Pelatih
"Setiap tampil ke kejuaraan, saya selalu semangat. Di Jepang Masters ini saya ingin tampil optimal untuk berprestasi dan juga menambah poin rangking dunia saya," ujar Ana, sapaan Febriana.
Pada ganda campuran diwakili Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.
"Sepanjang saya bisa bermain baik, tentu hasilnya akan mengikuti. Saya tidak merasa terbebani tampil di sini. Hanya, saya ingin menikmati setiap pertandingan dan semoga hasilnya positif untuk mendongkrak poin rangking," ucap Rehan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M