Suara.com - Ganda putri Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose kecewa tak bisa membawa Indonesia menyamakan kedudukan dari Jepang pada fase grup Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Rabu (1/5/2024).
Meilysa/Rachel kalah 9-21, 15-21 dalam tempo 40 menit dari ganda putri Jepang Rena Miyaura/Ayako Sakuramoto.
"Pastinya kecewa karena tidak bisa (menyamakan kedudukan). Kami menjadi penentunya. Kami masih kurang puas sama permainan kami tadi. Tapi banyak pelajaran yang bisa diambil," kata Rachel usai pertandingan seperti dimuat Antara.
Gim pertama berlangsung cukup menantang bagi Meilsya/Rachel mengingat ini kali pertama mereka bertemu dengan Miyaura/Sakuramoto.
Sang juara Orleans Masters 2024 terlihat masih berusaha mencari pola permainan yang bisa menghadang dan mengembalikan serangan lawan.
Miyaura/Sakamoto yang merupakan ganda putri peringkat 11 dunia pun menang mudah 21-9 pada gim pertama.
"Daya tahan mereka sangat kuat (dan sulit ditembus. Mereka mungkin lebih tahan (dalam reli-reli panjang)," kata Meilysa.
Pada gim kedua, pasangan Indonesia terlihat sudah menemukan strategi dalam mengimbangi permainan lawan. Terbukti mereka bangkit dan lebih agresif dalam meladeni bola-bola lawan dan bertahan dalam reli panjang.
Namun, pasangan Jepang yang terkenal ulet dan memiliki pertahanan yang sulit ditembus itu kembali membuktikan kualitasnya dan mempertahankan dominasi sampai gim kedua pun mereka rebut dengan 21-15.
Baca Juga: Catatan Memalukan Timnas Indonesia U-23 Lawan Irak, Pernah Dihabisi Enam Gol Tanpa Balas
Saat ditanya apakah mereka memiliki beban karena menjadi penentu Indonesia untuk menyamakan kedudukan, Meilysa/Rachel tidak mengelak.
"Ada beban, cuma itu memang pertandingan di kejuaraan beregu," kata Rachel.
Kekalahan ini membuat Jepang memastikan juara Grup C Piala Uber 2024, sementara Indonesia menjadi runner up. Kedua negara siap melenggang ke perempat final ajang beregu dunia bergengsi ini.
Pertandingan terakhir fase grup hari ini akan mempertemukan Komang Ayu Cahya Dewi dengan Tomoka Miyazaki.
Mengingat kedua pemain memiliki catatan cukup positif, akan sangat menyenangkan bisa melihat kedua pemain muda ini beraksi di lapangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3