Suara.com - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro menjuarai sesi Sprint Race MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Sabtu (25/5/2024) malam WIB setelah mendapatkan ‘hadiah’ dari tiga pemimpin balapan sebelumnya yang terjatuh.
Ini juara Sprint Race kedua beruntun Aleix Espargaro di Catalunya yang sekaligus melanjutkan performa impresifnya pada seri ini di mana ia selalu menjadi yang tercepat di free practice 2 (FP2), free practice 3 (FP3), dan kualifikasi.
Memulai balapan dari pole position, pembalap yang baru-baru ini mengumumkan pensiun dari MotoGP akhir musim ini itu tidak memulai balapan Sprint dengan tidak baik.
Selepas start, ia menghuni posisi kelima klasemen yang dipuncaki Francesco Bagnaia.
Tiga pembalap teratas yang diisi Bagnaia, rookie Pedro Acosta, dan Raul Fernandez bergantian memimpin balapan hingga akhirnya Raul yang start dari P3 memimpin balapan 12 lap ini.
Namun, pembalap Trackhouse Racing itu mendapatkan petaka pada lap keenam karena terjatuh sehingga Brad Binder yang berada pada posisi kedua mengambil alih balapan.
Hanya memimpin selama satu lap, pembalap asal Afrika Selatan itu lalu mengikuti jejak Raul yang terjatuh saat memimpin balapan, ketika terjatuh di tikungan kelima.
Bagnaia pun menjadi pemimpin balapan, diikuti Acosta, dan Espargaro yang menguntit pada posisi ketiga.
Pada lap kedelapan, Espargaro mengambil alih posisi Acosta untuk posisi kedua.
Baca Juga: Aleix Espargaro Resmi Pensiun dari MotoGP Setelah Musim 2024
Pembalap 34 tahun itu lalu terus memacu motornya untuk mendekati Bagnaia yang memimpin balapan. Saat memasuki lap terakhir sang juara bertahan kehilangan keseimbangan pada tikungan kelima dan bernasib sama seperti Raul dan Binder.
Espargaro pun tak menyianyiakan kesempatan di beberapa tikungan tersisa untuk meraih juara Sprint-nya di Catalunya seperti pada musim lalu.
“Tujuan saya adalah terus mengejarnya (Bagnaia) hingga tikungan terakhir tiba dan saya sangat senang,” kata Espargaro setelah balapan Sprint di laman resmi MotoGP, Minggu (26/5/2024).
Pada posisi kedua, Marc Marquez yang start dari P14 kembali menunjukkan aksinya dengan back to back mengamankan P2 Sprint setelah di Le Mans, Prancis, setelah mengasapi Acosta di tikungan kanan setelah trek lurus pada lap terakhir.
Acosta yang bernafsu memenangi Sprint perdananya harus puas berada podium ketiga.
Sementara itu, pimpinan klasemen Jorge Martin finis pada posisi keempat, diikuti rekan Bagnaia, Enea Bastianini, pada posisi kelima.
Berita Terkait
-
Pecco Bagnaia Petik Pelajaran Berharga dari MotoGP 2025
-
Marc Marquez: Kami Butuh Pecco Kembali ke Levelnya
-
Francesco Bagnaia Dapat Feeling Positif di Valencia, Meski Hasil Musim 2025 Mengecewakan
-
Pecco Bagnaia Tutup Musim Mengecewakan, Alihkan Fokus ke Pengembangan DesmosediciGP26
-
Francesco Bagnaia Akui Kesulitan Maksimalkan Potensi Motor Ducati
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh