Suara.com - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez mengatakan dirinya banyak belajar dari pembalap Ducati, Francesco Bagnaia pada MotoGP musim ini tentang bagaimana mengendarai motor Ducati.
Hal ini dikatakan Marc Marquez dalam wawancara jelang seri kedelapan MotoGP 2024 di Sirkuit Assen, Belanda pada Minggu (30/6/2024), dengan kepastian dirinya yang akan menemani Francesco Bagnaia di pabrikan utama Ducati musim depan.
"Saya sempat berbicara dengan Pecco (Bagnaia). Bagi saya, itu adalah sesuatu yang sangat menyenangkan," kata Marquez dilansir dari laman resmi MotoGP, Jumat (28/6/2024).
"Bahkan tahun ini, saya belajar banyak hal bagaimana mengendarai Ducati ini darinya. Jadi tahun depan, kami akan tetap melakukan hal yang sama. Maksud saya, dia orang nomor satu di dalam garasi. Dialah yang menang dua tahun terakhir," tambahnya.
Mengomentari persaingannya dengan sang juara MotoGP dalam musim terakhir itu, The Baby Alien --julukan Marc Marquez-- mengatakan di arena balap, dirinya akan melakukan 100 persen untuk bersaing, sedangkan di luar balapan ia akan saling bahu-membahu membantu kemajuan Ducati.
"Jadi kami akan berusaha melakukan 100 persen untuk bisa dekat dengannya. Dan ya, tentu saja, di arena balap kami akan saling bersaing. Namun di dalam garasi, kami perlu membantu tim untuk terus menjadi tim terkuat di grid," imbuhnya.
Mengomentari setelan motornya pada musim depan yang akan mendapatkan motor versi terbaru, sesuatu yang diinginkannya dan tidak didapatkannya di tim satelit Gresini, Marquez mengaku sangat bahagia dan menyebut itu sebagai "sesuatu yang sangat istimewa".
"Sudah tiga minggu yang lalu sejak, tiga minggu yang lalu sejak pengumumannya. Tapi ya, maksud saya, tentu saja saya sangat bahagia. Bahwa untuk tahun depan, saya akan menggunakan motor terbaik bersama tim terbaik karena mereka menang dalam dua tahun terakhir. Jadi ini adalah sesuatu yang sangat istimewa," kata pembalap 31 tahun itu.
Ia mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Ducati, dan pada saat yang sama ia juga berterima kasih kepada mantan timnya, Honda yang membersamainya dengan enam gelar kelas premier, serta Gresini yang turut membantunya kembali menemukan performanya kembali setelah kesulitan pada beberapa musim terakhir.
Baca Juga: Tinggalkan Ducati Pindah ke Tim Satelit KTM Tech 3, Enea Bastianini: Ini yang Terbaik
Bersama Gresini musim ini, Marquez telah naik podium sebanyak tiga kali di balapan utama dari tujuh seri yang sudah dimainkan, dengan dua kali podium kedua dan satu kali podium ketiga.
"Tapi di saat yang sama saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga Gresini dan Honda. Karena Honda memahami tahun lalu bahwa saya berada dalam situasi yang sangat sulit," ucap Marquez.
"Dan ya, tim Gresini memberi saya atmosfer yang sempurna untuk membangun kembali perfroma saya, membangun kembali kepercayaan diri saya."
"Dan ya, kemudian selangkah demi selangkah saya mulai menunjukkan lagi potensi saya, potensi kami bersama tim," tukas Marquez.
Berita Terkait
-
Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field