Suara.com - Petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Palestina, Belal Muhammad, berhasil mencetak sejarah di Oktagon Ultimate Fighting Championship (UFC). Dia berhasil merebut gelar juara kelas welter weight dari tangan juara bertahan asal Inggris, Leon Edwards.
Capaian itu mengantarkan Belal Muhammad menjadi petarung bebas pertama yang berasal dari Palestina menang di UFC. Belal berdarah-darah hingga menang angka mutlak dalam lima ronde dalam pertandingan UFC 304 pada hari Sabtu lalu.
Setelah dinyatakan menang, Belal bersujud. Kemenangan itu menjadikannya tak terkalahkan sejak 2019. "Ini bukan hanya tentang diri saya sendiri, ini tentang mereka (warga Palestina dan orang-orang di Gaza)" katanya.
Selain itu, Belal Muhammad mengibarkan bendera Palestina saat mempromosikan pertandingan Sabtu sambil mengkritik perang Israel di Gaza.
Siapa Belal Muhammad?
Belal Muhammad adalah seorang petarung UFC yang beragama Islam. Dia berlaga di kelas welter dan bercita-cita jadi seorang Muslim yang menyandang gelar juara dunia seperti Khabib Nurmagomedov.
Belal Muhammad lahir pada 9 Juli 1988 di Chicago, Amerika Serikat (AS). Namun, darahnya adalah Palestina karena ayah dan ibunya merupakan imigran yang berasal dari Palestina.
Belal Muhammad kerap berkelahi di jalanan. Dia pun tak menyangka bisa jadi petarung profesional. Karier MMA-nya berawal sejak Belal bergabung dengan Bellator dan Titan FC.
Dia memulai debut kelas welternya dengan memukul KO Justin Brock dalam dua menit pada 18 Agustus 2012 silam. Lalu, dia memenangkan pertandingan 8 kali berturut-turut setelahnya. Pada 30 April 2016 silam, Belal menumbangkan Steve Carl di Titan FC 38 hingga memenangkan gelar juara dunia kelas welter.
Berita Terkait
-
Belal Muhammad akan Bawa Bendera Palestina saat Tampil di UFC 315
-
Apa Itu Infeksi Tulang Kaki? Cedera Belal Muhammad hingga Mundur dari UFC 310
-
Oki Setiana Dewi Sebut Akhlak Khabib Nurmagomedov Seperti Rasulullah
-
Profil Muhammad Mokaev, Petarung MMA Calon Penerus Khabib yang Dipecat UFC
-
Profil Jeff Monson, Petarung Legendaris UFC Menjadi Mualaf
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar