Suara.com - Kans untuk Indonesia menambah medali di Olimpiade Paris 2024 terbilang masih cukup terbuka. Setelah dua atlet putri panjat tebing Rajiah Sallsabillah dan Desak Made Rita gagal sumbang medali, kans ada pada Veddriq Leonardo.
Veddriq Leonardo menjadi harapan untuk Indonesia menambah medali, utamanya medali emas Olimpiade 2024. Veddriq akan tanding pada hari ini, Kamis (8/8/2024) di nomor speed putra Olimpiade.
Indonesia meloloskan tiga wakil ke perempat final speed, termasuk Desak dan Rajiah Sallsabillah, yang akhirnya mesti menunggu medali pertamanya empat tahun kemudian dalam Olimpiade Los Angeles 2028.
Pada bagian putra, Indonesia hanya meloloskan Veddriq ke perempat final setelah Rahmad Adi Mulyono terkena penalti start walau mencatat waktu bagus pada dua dari tiga pacuan, gagal meretas babak medali.
Veddriq bersama Samuel Watson dari Amerika Serikat, bergantian mencetak rekor Olimpiade.
Dalam babak penyisihan Selasa 6 Agustus lalu, Watson juga dua kali memecahkan rekor dunia yang sebelumnya dipegang Veddriq.
Pada babak kualifikasi, cuma Veddriq yang konsisten mencatat waktu di bawah 5 detik dalam tiga kesempatan memanjat papan setinggi 15 meter itu, walau Watson memecahkan rekor dunia dengan 4,75 detik.
Dengan stabilitas panjatan seperti itu Veddriq memiliki peluang besar melangkah sangat jauh sehingga medali emas pun bukan hal mustahil.
Veddriq yang beberapa kali menciptakan rekor dunia speed putra sebelum Sam Watson melampauinya dalam babak penyisihan pantat tebing speed Olimpiade Paris 2024, sudah bertekad menjadi yang terbaik.
Baca Juga: Prancis vs Spanyol: 4 Fakta Wajib Diketahui Jelang Final Olimpiade 2024
Veddriq menjadi satu dari tiga atlet yang mencatat waktu di bawah lima detik, termasuk Amir Maimuratov dari Kazakhstan dan Watson, yang memecahkan rekor dunia 4,75 detik.
Dalam perempat final nanti Veddriq kembali menghadapi Mawem Bassa yang sudah dua kali dia sisihkan dalam penyisihan, dan belum pernah menyentuh waktu di bawah lima detik.
Jika Veddriq mulus untuk kembali menyisihkan jagoan tuan rumah Prancis itu, maka dia bisa bertemu dengan Maimuratov atau atlet Iran, Reza Alipour Shenazandifard, dalam semifinal.
Dalam penyisihan, Reza belum pernah mencatat waktu di bawah lima detik. Waktu terbaiknya adalah 5,26 detik.
Sebaliknya, Reza dua kali finis di Bawah lima detik, tapi sempat jeblok mencatat waktu 8,45 detik setelah terselip menjelang akhir lomba melawan Reza Alipour.
Kini kedua atlet bertemu lagi dalam perempat final, seperti Veddriq menghadapi lagi Mawem Bassa.
Berita Terkait
-
Prancis vs Spanyol: 4 Fakta Wajib Diketahui Jelang Final Olimpiade 2024
-
Bedah Statistik Spanyol Jelang Hadapi Prancis di Final Olimpiade 2024
-
Bedah Taktik Prancis Jelang Hadapi Spanyol di Final Olimpiade 2024
-
Prediksi Prancis vs Spanyol di Final Olimpiade 2024: Susunan Pemain dan Link Live Streaming
-
Prediksi Derby Afrika Utara Mesir vs Maroko di Olimpiade 2024: H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia