Suara.com - Mantan pelatih sektor ganda campuran Pelatnas PBSI, Richard Mainaky kecewa dengan prestasi yang diraih tim bulu tangkis Indonesia di Olimpiade 2024 Paris.
Menurut Richard Mainaky, PBSI selaku federasi bulu tangkis nasional harus bertanggung jawab dengan hasil buruk yang diraih.
Richard, selaku pelatih yang membawa Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjuarai Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil, meminta PBSI untuk segera introspeksi dan evaluasi.
"Pasang surut prestasi itu selalu terjadi. Tapi kalau PBSI mau introspeksi dan evaluasi, ya menurut saya sudah harus mulai dari sekarang demi [target] mengembalikan tradisi emas Olimpiade empat atau bahkan delapan tahun ke depan," kata Richard Mainaky kepada Suara.com, Kamis (8/8/2024).
Richard yang kini aktif mengembangkan bulu tangkis di kampung halaman istrinya di Tondano, Sulawesi, mengaku siap andai PBSI minta bantuan untuk melakukan evaluasi.
"Untuk turun gunung (kembali ke Pelatnas PBSI) sudah bukan waktunya [untuk saya]," kata Richard Mainaky.
"Tapi kalau dibutuhkan, [saya siap] untuk berdiskusi demi evaluasi dan memberi masukan-masukan. Mungkin lebih ke sana," tambahnya.
Lebih jauh, Richard berharap PBSI menyadari bahwa seluruh elemen dalam tubuh federasi harus kompak dan punya satu tujuan yang sama demi memajukan bulu tangkis Indonesia.
"Kuasa penuh, keputusan harus satu jalan dari pelatih, Kabid Binpres hingga Ketua Umum," kata Richard.
Baca Juga: Bedah Statistik Spanyol Jelang Hadapi Prancis di Final Olimpiade 2024
Bulu tangkis Indonesia babak belur di Olimpiade 2024 dengan hanya meraih medali perunggu lewat sektor tunggal putri melalui Gregoria Mariska Tunjung.
Ini menjadi kali kedua sejak bulu tangkis dipertandinkan secara resmi di Olimpiade pada 1992 di mana Indonesia gagal meraih medali emas.
Sebelum 2024, tim bulu tangkis Indonesia gagal meraih medali emas pada 2012 di London.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah
-
Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung
-
Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman
-
Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula
-
Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman
-
Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games
-
International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo
-
Pilates di Atas Yacht Ramaikan Waterfront, Tren Gaya Hidup Sehat Makin Diminati
-
Adopsi Sistem Skor Baru BWF, CL Badminton 2026 Segera Bergulir!
-
Fardhan Rainanda Joe Lolos ke Semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026, Bidik Upgrade Medali