Suara.com - OnePride, pelopor perkembangan seni bela diri Mixed Martial Arts (MMA) di Indonesia, meluncurkan "Future Champ," sebagai wadah menjaring talenta muda.
MMA diketahui telah resmi diakui sebagai cabang olahraga eksibisi di PON XXI (Aceh dan Sumut) yang akan berlangsung tahun ini.
Hal itu dinilai tidak lepas dari semakin populernya MMA di Tanah Air menyusul prestasi internasional yang diraih oleh petarung kenamaan Indonesia, Jeka Saragih.
Dalam upaya mendukung perkembangan lebih lanjut, OnePride meluncurkan "Future Champ" untuk memberikan platform bagi anak-anak dan remaja untuk menunjukkan bakat mereka.
"Future Champ" adalah program eksibisi atau pertandingan non-kompetitif yang akan menampilkan berbagai disiplin bela diri yang menjadi fondasi MMA, termasuk Taekwondo, Muay Thai, Brazilian Jiu Jitsu, Judo, dan Karate.
Setiap eksibisi akan memberikan kesempatan bagi peserta untuk berlatih tanding (sparring) dalam setiap disiplin, guna mempersiapkan mereka untuk pertandingan yang lebih kompetitif di masa depan.
Program ini akan dilanjutkan dengan pertandingan yang dibagi menjadi dua kategori utama: ground fight dan striking/stand-up fight.
Kategori ini dirancang untuk memberikan variasi dan tantangan bagi peserta yang ingin berkompetisi dengan lawan dari disiplin bela diri yang berbeda.
Keselamatan peserta menjadi prioritas utama, dengan pembagian kategori usia dan berat badan yang sesuai untuk memastikan setiap pertandingan berlangsung adil dan aman.
Baca Juga: Petarung Nyaris Baku Hantam saat Timbang Badan Jelang One Pride MMA 80
"Kami sangat antusias untuk meluncurkan 'Future Champ' sebagai bagian dari komitmen kami untuk memajukan MMA di Indonesia," kata Ramadhania Bakrie, Chief Operating Officer dari OnePride.
"Dengan dukungan dari berbagai pihak dan platform yang kami sediakan, kami berharap dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi anak-anak muda untuk berkembang dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional."
"Future Champ" akan menjadi kesempatan yang berharga bagi generasi mendatang untuk merasakan dan mengeksplorasi dunia MMA secara mendalam. Dengan acara ini, OnePride bertujuan untuk menginspirasi dan membentuk bintang masa depan MMA di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026