Suara.com - Kuda Hebat Indonesia (KHI) Equestrian kembali mencatat sejarah baru di dunia olahraga berkuda Indonesia dengan menggelar kompetisi equestrian terbesar di Yogyakarta.
Acara yang berlangsung di Kawedan Bangun Kerto Turi, Sleman, Yogyakarta, pada 16-20 Oktober 2024, ini berhasil menyedot perhatian pecinta olahraga berkuda dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Kejuaraan KHI Jogja Istimewa 2024 ini diikuti oleh lebih dari 180 kuda dari sekitar 30 tim atau stable yang tersebar di seluruh Jawa.
Kompetisi ini melombakan dua kategori utama, yaitu Dressage (Tunggang Serasi) dan Show Jumping (Lompat Rintangan), dengan total hampir 900 entri peserta.
Tidak hanya ramai dari segi peserta, kejuaraan ini juga menarik minat dengan hadiah yang fantastis. Para pemenang berkesempatan membawa pulang hadiah utama berupa satu unit Honda Brio, serta sembilan unit sepeda listrik.
Hadiah tersebut diberikan kepada pemenang Overall Winner dan juga sebagai hadiah undian untuk kru pendukung tim.
"Alhamdulillah kejuaraan berjalan lancar, para Atlet dan kuda-kuda juga selamat hingga akhir pertandingan, dan yang terpenting semua yang ikut di kejuaraan ini bisa menikmatinya." Ujar Sapta Nugraha selaku President of Event KHI Jogja Istimewa 2024.
Selain menghadirkan peserta dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta sebagai tuan rumah, event ini juga diikuti oleh atlet-atlet berkuda papan atas dari DKI Jakarta dan Jawa Barat, yang merupakan pusat olahraga equestrian di Indonesia.
Sapta berharap kehadiran atlet profesional ini bisa memberikan kesempatan bagi atlet daerah untuk belajar langsung dari yang terbaik tanpa harus jauh-jauh ke Jakarta atau Jawa Barat.
Baca Juga: Supermoto Race 2024 Seri Kejurnas: Pertarungan Habis-habisan di Seri Pamungkas
"Saya berharap agar para atlet dari daerah bisa menyerap ilmu dan pengetahuan tentang berkuda dari para atlet profesional yang hadir di kejuaraan ini sekaligus bisa berkompetisi dengan mereka tanpa perlu jauh-jauh datang baik ke Jakarta atau Jawa Barat," kata Sapta.
KHI Equestrian berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga berkuda di Indonesia. Setelah sukses menggelar KHI Cup 2023, kejuaraan KHI Jogja Istimewa 2024 merupakan langkah lanjutan dalam program pembinaan atlet berkuda.
Sapta pun mengisyaratkan akan ada event yang lebih besar pada 2025 dengan hadiah yang lebih menarik.
"Mudah- mudahan di tahun 2025 mendatang KHI Equestrian dapat menggelar kejuaraan yang lebih besar lagi dengan hadiah-hadiah utama yang lebih menarik lagi dan tidak hanya berupa satu unit mobil saja," pungkas Sapta Nugraha.
Pada kejuaraan ini, hadiah utama berupa satu unit Honda Brio berhasil dimenangkan oleh Yanyan Hadiansyah dan kuda DSP Toscana dari Almor Stable.
Mereka tampil sebagai juara di kelas bergengsi SJ115 Cm Open setelah bersaing dengan 21 peserta lainnya. Yanyan dan DSP Toscana berhasil mencatat hasil Clear Round di semua babak, termasuk babak Jump Off dengan waktu tercepat 41,03 detik.
Posisi runner-up diraih oleh Arserl Rizki Brayudha dari Aragon Equestrian Sport, disusul oleh Agung Riyanto dari TKM ART Team dan Riko Ganda Febryanto dari Denkavkud Aragon Equestrian Sport.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko