Suara.com - Dewa United Banten siap menutup musim Indonesian Basketball League (IBL) 2025 dengan manis. Tak ada target lain bagi Kaleb Ramot Gemilang selain satu kata: juara.
Small forward senior ini mengaku sudah sangat siap menuntaskan misi besar timnya saat menghadapi Pelita Jaya Jakarta dalam partai puncak.
Kaleb menyebut, perjalanan Dewa United hingga ke final merupakan pengalaman emosional yang tak mudah, terutama karena tim ini tergolong baru dalam persaingan papan atas IBL.
Namun, keberhasilan itu justru membakar semangatnya untuk mengukir sejarah manis bersama tim yang bermarkas di Tangerang tersebut.
"Apalagi Dewa 'kan tim baru, jadi bisa membawa tim ini sampai ke final itu beda banget rasanya dibanding waktu saya di Aspac dulu," kata Kaleb yang pernah meraih gelar IBL bersama Aspac Jakarta, dikutip dari laman resmi klub, Kamis (17/7).
Membawa Dewa United ke final pertama mereka tentu bukan pekerjaan mudah, apalagi lawan yang dihadapi adalah Pelita Jaya, sang juara bertahan yang sudah lima musim berturut-turut tampil di final.
Namun Kaleb menegaskan, laga final bukan sekadar ajang puncak musim, tetapi juga kesempatan untuk mengukir sejarah dan mempersembahkan gelar perdana bagi Dewa United.
Untuk menaklukkan Pelita Jaya yang dikenal solid dan penuh pengalaman, Kaleb menekankan pentingnya kecerdasan bermain dan ketenangan dalam mengambil keputusan di lapangan.
Ia juga tak lupa menyoroti peran vital dari tim pendukung, terutama dalam menjaga kebugaran para pemain.
Baca Juga: 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia yang Tanpa Klub, Siapa Gabung Dewa United?
"Saya juga mau kasih kredit ke tim fisioterapi, pelatih fisik, strength & conditioning coach Martin, karena mereka membuat para pemain tetap sehat dan itu penting sekali," ucap Kaleb yang juga bertugas sebagai kapten tim.
Di sisi lain, pelatih kepala Dewa United Banten, Pablo Favarel, turut menegaskan optimisme tim jelang final.
Menurutnya, Dewa United tidak kalah dari Pelita Jaya dari segi pengalaman dan mentalitas.
Ia menyebut, skuadnya memiliki sejumlah pemain bermental juara yang siap membuat perbedaan di laga puncak.
“Pemain seperti Arki Wisnu, Kaleb Ramot, Lester Prosper, Gelvis Solano, dan Jordan Adams, merupakan pebasket yang bermental juara dan penuh pengalaman,” ujar Favarel, pelatih asal Argentina itu.
Ia menambahkan bahwa meskipun Pelita Jaya adalah tim kuat dan berstatus juara bertahan, Dewa United juga dibangun dengan komposisi pemain yang pernah meraih gelar, bahkan lebih dari satu kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
Legenda Kempo Indra Kartasasmita Tutup Usia, KONI Sampaikan Duka Mendalam
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026