Suara.com - Dunia voli putri Indonesia tengah dirundung duka setelah Timnas Voli Putri menutup leg pertama SEA V League 2025 dengan hasil memilukan.
Berlaga di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 1-3 Agustus 2025, skuad Garuda Pertiwi menjadi juru kunci klasemen setelah kalah telak dari Vietnam (0-3), Thailand (1-3), dan Filipina (1-3).
Hanya mampu mencuri satu set, ini menjadi catatan terburuk sejak 2019, memicu kemarahan volimania dan polemik seputar peran Megawati Hangestri Pertiwi.
Megawati, kapten Timnas yang baru kembali setelah absen di AVC Nations Cup 2025 karena cedera dan pernikahan, diharapkan menjadi tumpuan utama.
Namun, pelatih Octavian jarang memainkannya secara penuh, membuat volimania geram.
Dalam laga melawan Vietnam (11-25, 11-25, 22-25), Megawati menyumbang 10 poin, tetapi kontribusinya terbatas karena minimnya menit bermain.
Kekalahan dari Filipina, yang dianggap lawan “terkalahkan” setelah Indonesia menang di AVC Nations Cup 2024, memperparah kritik.
Netizen di X menilai keputusan Octavian “membuang” potensi Megawati sebagai kesalahan fatal.
Netizen mendesak agar Megawati segera bergabung dengan Manisa BBSK, klub kasta kedua Liga Voli Turki yang merekrutnya pada Mei 2025.
Baca Juga: Kalah 3 Kali, Timnas Voli Putri Duduki Posisi Juru Kunci SEA V League 2025
Pengumuman transfer ini sempat menghebohkan dunia voli, dengan Manisa menyebut Megawati sebagai “bintang Asia”
Pengalaman Mega di Liga Voli Korea bersama Red Sparks, di mana ia mencetak 31 poin dalam satu laga dan meraih dua kali MVP, membuat penggemar yakin bahwa kariernya akan lebih berkembang di Turki.
“Megawati pantas bersinar di level dunia, bukan disia-siakan di SEA V League!” tulis salah satu netizen.
Manajer tim Luciana Taroreh mengakui kelemahan tim di pertahanan, konsistensi, dan finishing, ditambah beberapa pemain, termasuk Megawati, belum pulih 100% dari cedera.
Meski begitu, PBVSI tetap menargetkan posisi kedua di leg kedua di Ninh Binh, Vietnam, pada 8-10 Agustus 2025, untuk lolos ke AVC Nations Cup 2026.
Keputusan kini ada di tangan PBVSI dan Megawati. Jika ia bertahan untuk leg kedua, ia harus membuktikan diri melawan Vietnam, Thailand, dan Filipina. Namun, panggilan Turki mungkin menjadi jalan terbaik untuk mengukir sejarah baru.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Kalah 3 Kali, Timnas Voli Putri Duduki Posisi Juru Kunci SEA V League 2025
-
Jadwal SEA V League 2025 Leg Dua: Vietnam Siap Dominasi di Kandang Sendiri
-
Minus Pevoli Indonesia di Penghargaan di SEA V League 2025, Siapa yang Salah?
-
Srikandi Indonesia Bertekad Bangkit: Megawati Pimpin Misi Balas Dendam di SEA V League 2025
-
Hasil SEA V League 2025: Timnas Voli Putri Indonesia Dipecundangi Filipina 1-3
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia