Suara.com - Perjuangan Timnas Voli U-21 Indonesia di Piala Dunia Voli U-21 2025 harus terhenti lebih awal.
Bermain di hadapan publik sendiri di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/8) malam WIB, Srikandi Muda menyerah 0-3 (23-25, 18-25, 22-25) dari tim tangguh Argentina pada laga kelima Grup A.
Kekalahan ini memastikan Indonesia gagal melaju ke babak 16 besar setelah tak mampu menyalip Puerto Riko yang menempati peringkat keempat klasemen.
Kedua tim sama-sama mengoleksi lima poin, namun Puerto Riko unggul dalam rekor pertemuan langsung (head to head).
Sementara itu, Argentina semakin kokoh di puncak klasemen Grup A dengan raihan sempurna 15 poin hasil dari lima kemenangan.
Awal Menjanjikan, Akhir Mengecewakan
Set pertama memperlihatkan semangat juang tinggi dari Junaida Santi dan kawan-kawan. Saling berbalas poin terjadi sejak awal pertandingan.
Bahkan, Indonesia sempat membalikkan keadaan lewat torehan tiga angka beruntun hingga unggul 19-16.
Sayangnya, setelah itu intensitas permainan menurun.
Baca Juga: Heboh! Tampang Dua Pemain Putri Vietnam di Piala Dunia Voli U-21, Diduga Laki-laki
Serangan Indonesia mulai terbaca dan mudah dipatahkan oleh pertahanan solid Argentina. Alhasil, tim tamu berhasil membalikkan skor dan mengamankan set pertama dengan 25-23.
Kesalahan Sendiri Jadi Bumerang
Memasuki set kedua, Argentina langsung tampil menekan dengan serangan cepat dan blok efektif.
Indonesia sempat mendekat hingga skor 14-15 setelah mencatatkan tiga poin berturut-turut.
Namun, sederet kesalahan sendiri kembali menjadi masalah.
Argentina memanfaatkan situasi ini untuk mencetak lima angka tanpa balas dan menutup set kedua dengan kemenangan 25-18.
Set Ketiga: Peluang yang Kembali Hilang
Tak ingin menyerah begitu saja, Srikandi Muda mencoba melakukan variasi serangan di set ketiga.
Smash-smash keras Junaida Santi dan permainan cepat dari lini tengah sempat membuat skor imbang 19-19.
Sayangnya, di momen-momen krusial, kesalahan kembali terjadi. Argentina yang bermain konsisten memanfaatkan celah tersebut untuk menutup laga dengan skor 25-22.
Kegagalan lolos ke 16 besar tentu menjadi pukulan, apalagi Indonesia tampil sebagai tuan rumah di Surabaya.
Namun, turnamen ini tetap memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda untuk mengasah mental dan kemampuan di level dunia.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Heboh! Tampang Dua Pemain Putri Vietnam di Piala Dunia Voli U-21, Diduga Laki-laki
-
Timnas Voli Putri U-21 Indonesia Diprediksi Punya Masa Depan Cerah asal..
-
Drama Lima Set Lawan Serbia, Saatnya Timnas Voli Putri U-21 Bangkit Lawan Argentina
-
Gendhis Menggila Gantikan Kadek: Timnas Voli U-21 Siap Kejutkan Argentina
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M