- Marc Marquez mengalami patah tulang pada bahu kanannya akibat kecelakaan di tikungan ketujuh saat MotoGP Indonesia
- Manuver Bezzecchi yang menyebabkan kecelakaan Marquez masih dalam pengawasan FIA
- Rookie Gresini Racing, Fermin Aldeguer, keluar sebagai pemenang, diikuti Pedro Acosta di posisi kedua dan Alex Marquez di posisi ketiga
Suara.com - Juara dunia tujuh kali MotoGP, Marc Marquez, mengalami kecelakaan di MotoGP Indonesia, Minggu (5/10/2025), di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Kecelakaan ini membuat Marc Marquez mengalami cedera patah tulang pada bahu kanannya.
Marquez memulai balapan dari posisi kesembilan.
Setelah lampu hijau menyala, pembalap Ducati Lenovo itu melakukan start cukup baik dan berhasil menyodok ke posisi keenam.
Kecelakaan terjadi menjelang tikungan ketujuh ketika Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing mencoba menyalip Marquez dari sisi dalam.
Kontak antara ban belakang motor Bezzecchi dan motor Marquez membuat Marquez terlepas dari motornya dan terseret ke gravel, hingga akhirnya jungkir balik.
Motor Bezzecchi sempat menyentuh motor Marquez lagi, namun Marquez sudah tidak memegang setang. Bezzecchi sendiri juga terjatuh dalam insiden tersebut.
Meski sempat kesakitan, Marquez berhasil berdiri dan berjalan menepi bersama Bezzecchi. Keduanya menuju tim medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, mengonfirmasi cedera tersebut dan menyatakan bahwa Marquez akan menjalani perawatan medis lebih lanjut serta pengecekan di Madrid, Spanyol.
Baca Juga: Kondisi Terbaru Marc Marquez Usai Patah Tulang Bahu Kanan di MotoGP Mandalika
“Buktinya ada pada bahu kanan Marc,” ujar Tardozzi.
Marquez menegaskan bahwa ia telah memaafkan Bezzecchi dan memahami bahwa kecelakaan merupakan risiko lumrah dalam balapan MotoGP.
Sementara itu, manuver Bezzecchi kini masih ditinjau oleh FIA karena dianggap berpotensi membahayakan keselamatan.
Balapan GP Indonesia sendiri dimenangkan oleh rookie Gresini Racing, Fermin Aldeguer, yang tampil dominan sepanjang lomba.
Podium kedua ditempati oleh pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta, sedangkan posisi ketiga diraih oleh Alex Marquez, rekan setim Marc.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Kondisi Terbaru Marc Marquez Usai Patah Tulang Bahu Kanan di MotoGP Mandalika
-
6 Potret Rayyan Pacu Jalur Ketemu Marc Marquez di Mandalika, Dapat Hadiah Istimewa
-
Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Bawa Ducati Lenovo Tim Terbaik MotoGP 2025
-
Resmi! Ini Starting Grid MotoGP Indonesia Setelah Maverick Vinales Mundur
-
Marco Bezzecchi Rajai Sprint Race, Bocah Pacu Jalur Dapat Sepatu Marc Marquez
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026
-
Janice Tjen Masuk Daftar Pemain Hobart International Usai 'WO' di ASB Classic
-
Putri Kusuma Wardani Targetkan Konsistensi Permainan Sepanjang 2026
-
Target Juara! Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Datangkan Pelatih Italia dan Bintang Dunia
-
Jadwal Lengkap Pekan Pembuka PLN Mobile Proliga 2026, Pontianak Jadi Seri Pembuka
-
Jadwal Malaysia Open 2026: 5 Wakil Indonesia Berjuang di Babak Kedua, Ada yang Lawan Tuan Rumah
-
ORADO Deklarasikan Domino Naik Kelas sebagai Olahraga Nasional
-
Sabar/Reza Singkirkan Juniornya Raymond/Joaquin di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026
-
Kalah dari Chen/Toh untuk Kali Ketujuh, Jafar Hidayatullah Akui Permainan Jelek dan Tidak Yakin
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas