- Jeka Saragih menjadi sorotan publik setelah videonya terlibat adu mulut dengan petugas bandara beredar di media sosial.
- Jeka berasal dari Bah Pasunsang, Simalungun, Sumatera Utara, dan dikenal sebagai sosok petarung tangguh
- Berawal dari wushu hingga beralih ke MMA bersama Batam Fighter Club, Jeka Saragih menapaki kariernya
Suara.com - Petarung UFC asal Indonesia, Jeka Saragih jadi sorotan setelah videonya cekcok dengan petugas bandara viral di sosial media.
Dari video yang beredar di sosial medai, insiden itu terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa (7/10/2025) siang.
Dalam video berdurasi enam detik yang beredar luas di Instagram, Jeka terlihat mengenakan jaket hitam, kaus putih, dan kacamata hitam, sambil membawa koper.
Ia tampak emosi dan beradu mulut dengan seorang petugas keamanan bandara di area keberangkatan.
Usut punya usut, kemarahan petarung UFC itu disebabkan adanya bentakan dari seorang petugas kepada ia dan rombongan.
Petugas bandara Soekarno-Hatta itu menuduh dirinya merokok di area terlarang, padahal ia sama sekali tidak melakukannya.
Jeka Saragih membantah tudungan dari petugas tersebut dan mengatakan bahwa dirinya memang tidak merokok.
Lebih lanjut, Jeka Saragih mengatakan cekcok tersebut berakhir damai setelah petugas akhirnya meminta maaf kepadanya.
Jeka Asparido Saragih lahir di Bah Pasunsang, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dari pasangan Jeplin Saragih Sumbayak dan Ten Naria boru Damanik.
Baca Juga: 5 Meme Viral Yusuf Dikec, Atlet Menembak Turki yang Raih Emas Liga Champions Eropa
Dari tanah Batak yang keras dan penuh semangat juang itu, Jeka tumbuh dengan mimpi besar, membuktikan bahwa anak desa pun bisa menembus panggung dunia.
Perjalanan karier Jeka tidak instan. Ia memulai langkahnya di dunia bela diri lewat cabang wushu pada tahun 2013.
Bakatnya langsung mencuri perhatian setelah berhasil menjadi juara nasional di Yogyakarta, yang kemudian membawanya mewakili Provinsi Sumatera Utara di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Namun, semangat bertarung Jeka tak berhenti di sana.
Dua tahun kemudian, pada 2015, ia memutuskan memperdalam kemampuannya di dunia MMA dengan bergabung ke Batam Fighter Club (BFC) — salah satu akademi bela diri terbaik di Indonesia.
Di sanalah kemampuan striking dan grappling Jeka ditempa hingga menjadi petarung komplet.
Berita Terkait
-
5 Meme Viral Yusuf Dikec, Atlet Menembak Turki yang Raih Emas Liga Champions Eropa
-
Geger Skandal Hilda Priscillya dan Pratu Risal, Waspada Jebakan Link Video 8 Menit Penguras Rekening
-
5 Fakta Heboh Kasus Video Panas Hilda Pricillya dan Pratu Risal yang Guncang Media Sosial
-
Pakar Ungkap Fakta Meteor Jatuh di Cirebon
-
Fakta-fakta Sosok Yai Imin yang Viral Berseteru dengan Seleb Tiktok Sahara
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026
-
Janice Tjen Masuk Daftar Pemain Hobart International Usai 'WO' di ASB Classic
-
Putri Kusuma Wardani Targetkan Konsistensi Permainan Sepanjang 2026
-
Target Juara! Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Datangkan Pelatih Italia dan Bintang Dunia
-
Jadwal Lengkap Pekan Pembuka PLN Mobile Proliga 2026, Pontianak Jadi Seri Pembuka
-
Jadwal Malaysia Open 2026: 5 Wakil Indonesia Berjuang di Babak Kedua, Ada yang Lawan Tuan Rumah
-
ORADO Deklarasikan Domino Naik Kelas sebagai Olahraga Nasional
-
Sabar/Reza Singkirkan Juniornya Raymond/Joaquin di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026
-
Kalah dari Chen/Toh untuk Kali Ketujuh, Jafar Hidayatullah Akui Permainan Jelek dan Tidak Yakin
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas