- Pemerintah Indonesia menolak visa atlet Israel untuk Kejuaraan Dunia Sambo Junior 2025 di Jakarta
- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan penolakan terhadap kehadiran atlet Israel di ajang olahraga internasional di Indonesia
- MUI menegaskan pentingnya menjaga komitmen Indonesia yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel
Suara.com - Pemerintah Indonesia dikabarkan menolak memberikan visa bagi 15 atlet asal Israel yang dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Dunia Sambo Junior 2025 di Jakarta.
Dilaporkan oleh media Israelhayom, tim Sambo Israel yang dipimpin pelatih Pavel Musin sudah mempersiapkan segala dokumen dan izin resmi dari federasi internasional, termasuk jaminan dari panitia pelaksana.
Namun, hingga menjelang pembukaan turnamen akhir pekan lalu, visa mereka tak kunjung diterbitkan oleh otoritas Indonesia.
“Semua izin dan dokumen sudah lengkap, tapi visa tak pernah keluar. Kami menunggu hingga detik terakhir, dan akhirnya mimpi para atlet itu sirna,” ujar pelatih Musin dalam wawancara dengan media Israel tersebut.
Menurut laporan itu pula, pihak Federasi Sambo Israel mengklaim telah menerima jaminan dari Federasi Sambo Dunia dan bahkan komunikasi langsung dengan Kementerian Olahraga Indonesia, yang disebut menjanjikan bahwa partisipasi kontingen Israel tidak akan dipermasalahkan.
Namun kenyataannya, saat turnamen dimulai di Jakarta, para atlet Israel tetap tidak mendapat izin masuk ke Indonesia.
Terkait klaim pihak Israel ini, pihak Kemenpora belum buka suara.
MUI Serukan Penolakan Atlet Israel ke Jakarta
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan seluruh pihak agar menolak tim senam artistik Israel yang dikabarkan akan bertanding pada 19-25 Oktober 2025 di Indonesia pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.
Baca Juga: Terungkap! Tak Hanya 10 Pesenam, Israel Juga Mau Kirim 15 Atlet Sambo ke Jakarta
Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Amirsyah Tambunan di Jakarta, Selasa, mendorong seluruh pihak melakukan hal tersebut untuk mendukung pembebasan Palestina dari segala penjajahan.
"Sebaiknya ditolak karena argumen saya sesuai dengan amanat konstitusi, bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri-kemanusiaan dan pri-keadilan," katanya dikutip dari Antara.
Amirsyah meminta seluruh pihak juga turut menolak kehadiran para atlet tersebut guna mempertahankan independensi serta nama baik olahraga Indonesia di mata dunia.
Sementara itu, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengemukakan, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, sehingga pemerintah perlu konsisten menjaga posisi tersebut.
"Komitmen ini jangan diganggu oleh siapapun. Jangan sampai event seperti perlombaan senam justru menimbulkan kemarahan publik dan merusak kepercayaan masyarakat yang selama ini mendukung perjuangan Palestina," ujar Sudarnoto.
Berita Terkait
-
Terungkap! Tak Hanya 10 Pesenam, Israel Juga Mau Kirim 15 Atlet Sambo ke Jakarta
-
Siapa Artem Dolgopyat? Pemimpin Atlet Israel yang Bakal Geruduk Jakarta
-
10 Atlet Israel Dikabarkan Akan Datang ke Jakarta, Klaim Telah Bayar Visa
-
Panduan Lengkap Cara Mendaftar Global Sumud Flotilla untuk Berlayar ke Gaza
-
Robbie Williams Diusir dari Istanbul, Konsernya Batal Total Akibat Tudingan Pro-Israel
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Surabaya Samator Bikin Jakarta Garuda Tak Berkutik
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Gresik Phonska Sikat Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026, Tiket Final Four Sudah di Tangan!
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Kemala Run 2026: Ajang Lari Bertajuk Charity for Indonesia, Solidaritas dan Kepemimpinan Perempuan
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti