-
Federasi Renang Italia (FIN) menjatuhkan skors 90 hari kepada Benedetta Pilato dan Chiara Tarantino setelah keduanya terbukti mencuri produk kosmetik di Bandara Changi, Singapura.
-
Kedua atlet mengakui kesalahan mereka dan menerima hukuman setelah penyelidikan disetujui oleh Jaksa Agung Komite Olimpiade Italia (CONI).
-
Akibat sanksi tersebut, Pilato dan Tarantino tidak dapat tampil di Kejuaraan Eropa lintasan pendek 2025 di Polandia.
Suara.com - Federasi Renang Italia (Federazione Italiana Nuoto/FIN) resmi memberikan sanksi skors selama 90 hari kepada dua perenang nasional, Benedetta Pilato dan Chiara Tarantino. Keduanya dijatuhi hukuman setelah terbukti terlibat dalam insiden pencurian produk kosmetik di Bandara Changi, Singapura.
Dalam keterangan resmi, FIN menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mendapat persetujuan dari Jaksa Agung Komite Olimpiade Italia (CONI) serta mempertimbangkan hasil penyelidikan dari Kejaksaan Federasi.
Baik Pilato maupun Tarantino mengakui kesalahan mereka dan mengajukan penyelesaian perkara melalui mekanisme kesepakatan (patteggiamento).
“Dengan mempertimbangkan fakta yang ditemukan selama penyelidikan serta sikap kooperatif para atlet, kejaksaan federasi memutuskan menjatuhkan larangan beraktivitas selama 90 hari dalam semua kegiatan sosial dan federasi, efektif mulai hari ini,” tulis FIN dalam pernyataannya di situs resmi, Jumat (10/10/2025).
Peristiwa tersebut terjadi pada 14 Agustus 2025, sesaat setelah keduanya mengikuti Kejuaraan Dunia Renang di Singapura. Pilato dan Tarantino diketahui mencuri dua produk kosmetik di toko bebas pajak Bandara Changi.
Setelah sempat ditahan otoritas setempat, keduanya akhirnya bisa pulang ke Italia pada 20 Agustus 2025 berkat bantuan diplomatik.
Akibat sanksi tersebut, kedua atlet dipastikan absen dari Kejuaraan Eropa lintasan pendek (short course) yang dijadwalkan berlangsung di Polandia pada Desember mendatang.
Melalui unggahan di media sosial, Benedetta Pilato mengungkapkan rasa penyesalannya atas insiden tersebut. Ia menulis bahwa pengalaman ini memberinya pelajaran penting tentang tanggung jawab dan kehati-hatian dalam bertindak.
Sebagai informasi, Pilato merupakan juara dunia 2022 di Budapest untuk nomor 50 meter gaya dada, sekaligus salah satu talenta muda paling berprestasi dalam sejarah renang Italia.
Baca Juga: Bantai Italia, Amerika Serikat Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia U-20 2025
(Antara)
Berita Terkait
-
Bantai Italia, Amerika Serikat Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia U-20 2025
-
Victor Osimhen Ngamuk ke Klub Calvin Verdonk, Ada Apa?
-
Demonstran Pro-Palestina Serbu Laga Italia vs Israel di Luar Stadion, Gattuso: Tidak akan Tenang
-
Moise Kean Kena Damprat Gennaro Gattuso Jelang Italia Lawan Israel, Ada Apa?
-
Gattuso Uji Taktik Baru, Timnas Italia Siapkan Formasi3Bek Jelang Kualifikasi Piala Dunia
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026