- Pasangan muda Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mencatat pencapaian terbaik mereka dengan menembus peringkat 31 dunia
- Pasangan utama pelatnas Shohibul Fikri/Daniel Marthin mengalami penurunan peringkat ke posisi 32 dunia
- Pemain tunggal putri muda Ni Kadek Dhinda menunjukkan perkembangan pesat dengan mencapai semifinal Korea Masters 2025
Suara.com - Turnamen Korea Masters 2025 membawa kabar gembira bagi pasangan muda ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Berdasarkan update ranking BWF yang akan dirilis pada Selasa (11/11/2025) esok, keduanya diprediksi mencatatkan kenaikan signifikan usai tampil impresif di ajang Super 300 tersebut.
Raymond/Joaquin berhasil mengoleksi tambahan 5.950 poin setelah menembus babak runner-up, membuat total poin mereka menjadi 40.000 dan melesat enam peringkat ke posisi 31 dunia.
Capaian ini menjadi yang tertinggi sejak keduanya resmi dipasangkan di level internasional.
Peningkatan tajam ini sekaligus menandai konsistensi mereka sepanjang BWF World Tour 2025, serta membuka peluang untuk tampil di turnamen level lebih tinggi seperti Super 500 ke atas.
Di sisi lain, pasangan utama pelatnas Shohibul Fikri/Daniel Marthin justru mengalami penurunan drastis.
Setelah Daniel mengalami cedera dan Fikri sempat berduet dengan Fajar Alfian, performa dan perolehan poin mereka merosot tajam.
Kini, posisi Fikri/Daniel terlempar dari 20 besar dunia, turun ke peringkat 32 setelah kehilangan banyak poin dari turnamen-turnamen sebelumnya.
Turunnya ranking mereka menjadi sorotan, terlebih karena sebelumnya sempat menembus posisi elite dunia bersama Fajar/Rian.
Baca Juga: Evaluasi Raymond/Joaquin usai Korea Masters 2025, Perkuat Otot Tangan Jelang Australia Open 2025
Sementara itu, ektor tunggal putri. Ni Kadek Dhinda, pemain muda asal Bali, berhasil mencapai semifinal Korea Masters 2025, sebuah pencapaian luar biasa untuk pemain yang sebelumnya masih berada di luar top 100 dunia.
Dengan tambahan 4.900 poin, Dhinda kini mengoleksi 19.440 poin dan diprediksi naik ke peringkat 92 dunia.
Prestasi ini menjadi langkah penting bagi Dhinda yang digadang-gadang sebagai penerus Gregoria Mariska Tunjung di sektor tunggal putri.
Prediksi Ranking BWF 11 November 2025
Tunggal Putra
1. Shi Yu Qi
2. Anders Antonsen
3. Kunlavut Vitidsarn
4. Li Shi Feng
5. Jonatan Christie
6. Chou Tien Chen
7. Alex Lanier
8. Christo Popov
9. Loh Kean Yew
10. Kodai Naraoka
....
17. Alwi Farhan
Tag
Berita Terkait
-
Evaluasi Raymond/Joaquin usai Korea Masters 2025, Perkuat Otot Tangan Jelang Australia Open 2025
-
Evaluasi Menyeluruh, Raymond/Joaquin Diharapkan Lebih Baik di Australia Open 2025
-
Korea Masters 2025: Kalah dari Tuan Rumah, Raymond/Joaquin Raih Posisi Runner-up
-
Dhinda 'Meledak' di Korea Masters 2025: Tembus Perempat Final dan Makin Percaya Diri
-
Korea Masters 2025: Kalah dari Unggulan Pertama, Yohanes Saut Akui Hilang Fokus
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati