-
Menpora Erick Thohir meminta pengurus cabang olahraga lebih terbuka menyampaikan target realistis perolehan medali emas di SEA Games 2025.
-
Berdasarkan laporan Kemenpora, total target dari cabor mencapai 120 emas, sedangkan perhitungan realistis hanya sekitar 82 emas.
-
Pemerintah menargetkan Indonesia finis di posisi tiga besar dengan minimal 82–90 emas, sementara tim review Kemenpora masih menganalisis potensi tiap federasi.
Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meminta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) bersikap lebih terbuka dalam menyampaikan target perolehan medali emas untuk SEA Games 2025.
Erick mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, total target yang diajukan berbagai cabor mencapai sekitar 120 medali emas. Namun, menurut perhitungan Kemenpora, potensi realistis yang bisa dicapai Indonesia di SEA Games Thailand hanya berkisar 82 emas.
“Kami dorong agar cabor-cabor lebih terbuka. Enggak boleh ada dusta di antara kita,” ujar Erick Thohir kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/11/2025).
Ia menegaskan pentingnya menyampaikan target yang realistis agar publik tidak memiliki ekspektasi berlebihan. “Lebih baik kita jujur kepada masyarakat daripada memberikan harapan yang terlalu tinggi,” ucapnya.
Erick juga menegaskan bahwa target utama Indonesia di SEA Games 2025 adalah finis di posisi tiga besar klasemen akhir. Untuk mencapai hal itu, dibutuhkan perolehan minimal 82 hingga 90 emas.
Saat ini, tim review Kemenpora yang beranggotakan pakar olahraga, perwakilan KOI, KONI, dan praktisi masih melakukan evaluasi terhadap seluruh federasi guna memastikan potensi medali secara akurat.
“Mudah-mudahan minggu ini atau minggu depan, setelah kebijakannya konkret, akan kami umumkan,” tutur Erick.
(Antara)
Baca Juga: Sudah di Jakarta, PSSI Bantah Pemain Keturunan di Liga Yunani Gabung Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Sudah di Jakarta, PSSI Bantah Pemain Keturunan di Liga Yunani Gabung Timnas Indonesia
-
Harga Tiket Uji Coba Timnas Indonesia U-23 vs Mali, Murah Banget!
-
Pengakuan Jujur Timnas Indonesia U-17 ketika Dihajar Brasil, Singgung Pertandingan Lawan Zambia
-
Erick Thohir Berharap Timnas Indonesia U-17 Bisa Kalahkan Honduras
-
Tamparan Keras untuk PSSI! Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Brasil Bikin Federasi Mawas Diri
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati