- IBL menggandeng BNN dan Perbasi untuk membangun ekosistem basket yang aman dan bebas narkoba.
- Program edukasi, sosialisasi publik, dan kampanye antinarkoba segera digulirkan.
- Sosialisasi untuk pemain akan dimulai jelang IBL GoPay 2026 pada Januari 2026.
Suara.com - Indonesian Basketball League (IBL) mengambil langkah besar dengan menjalin sinergi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat budaya kompetisi yang sehat serta memastikan lingkungan basket nasional tetap aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNN, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif IBL yang dinilai menjadi langkah signifikan dalam menjaga ranah olahraga dari ancaman narkotika.
Menurutnya, olahraga memegang peranan penting dalam pembentukan karakter positif anak muda, sehingga seluruh elemen pendukungnya harus diperkuat.
“Olahraga memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter positif generasi muda,” ujarnya.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor BNN Jakarta pada Selasa (25/11) itu membahas rencana penguatan kerja sama, khususnya pada aspek edukasi untuk atlet, kampanye publik, hingga sosialisasi mengenai bahaya narkoba.
Ketiga lembaga sepakat bahwa upaya pencegahan harus dilakukan dari hulu, menyasar komunitas basket secara menyeluruh.
Dari pihak Perbasi, Sekjen DPP Nirmala Dewi dan Kepala Bidang Legal dan Etik Fritz Edward Siregar menegaskan dukungan penuh terhadap agenda bersama ini.
Mereka menilai langkah tersebut sejalan dengan misi federasi dalam menjaga integritas kompetisi dan kualitas pembinaan atlet di Indonesia.
Baca Juga: Tangerang Hawks Lepas Nikholas Mahesa
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menambahkan bahwa liga memiliki tanggung jawab sosial untuk terlibat aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan olahraga.
“Liga turut bertanggung jawab secara sosial khususnya dalam upaya pencegahan narkotika,” tegasnya. Ia memastikan bahwa IBL siap berpartisipasi dalam berbagai bentuk edukasi, mulai dari sesi sosialisasi hingga kampanye yang melibatkan publik.
Sinergi IBL, BNN, dan Perbasi ini diproyeksikan menjadi fondasi jangka panjang untuk membangun budaya basket yang bersih.
Program ini juga ditujukan untuk meningkatkan pemahaman atlet, pelatih, hingga komunitas basket mengenai pentingnya menjaga lingkungan olahraga dari pengaruh negatif narkoba.
Kunjungan ke BNN tersebut menjadi langkah awal dari serangkaian program bersama yang akan dijalankan secara berkelanjutan.
BNN dan Perbasi menyambut antusias komitmen proaktif IBL, terutama dalam mendorong edukasi hingga ke tingkat klub dan kelompok usia muda.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Permudah Atlet Asing, Imigrasi Bentuk Tim Khusus Sektor Olahraga
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL
-
Format Draft Kapten dan 1 On 1 Challenge Sukses, IBL All-Star 2026 'Pecah' di Bandung