- Thailand mengancam sanksi internasional terhadap Kamboja karena menarik diri dari sembilan cabang olahraga SEA Games 2025.
- Kamboja menarik diri secara sepihak setelah batas waktu perubahan, melanggar regulasi manajemen pertandingan dan sistem yang berlaku.
- Penarikan ini berdampak langsung dengan pelarangan Kamboja bertanding di Asian Games 2026 untuk cabang sepak takraw.
Suara.com - Tuan rumah Thailand menegaskan bahwa Kamboja menghadapi ancaman sanksi internasional setelah secara mendadak menarik diri dari sembilan cabang olahraga (cabor) yang sebelumnya telah didaftarkan pada SEA Games 2025.
Keputusan sepihak ini dinilai melanggar regulasi dan mengganggu sistem manajemen pertandingan.
Awalnya, Kamboja berencana mengikuti 21 cabor pada pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
Namun pada 26 November, Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC) mengirim surat resmi kepada Federasi SEA Games (SEAGF) untuk menarik diri dari delapan cabor, sepak bola, sepak takraw, petanque, gulat, judo, karate, pencak silat, dan wushu.
Satu hari kemudian, Kamboja kembali menarik diri dari bola voli, sehingga total menjadi sembilan cabor.
Keputusan tersebut diambil di luar batas waktu perubahan, sehingga dianggap pelanggaran serius.
Direktur Eksekutif SEA Games 2025, Chaiphak Siriwat, menyebut langkah Kamboja sangat mengejutkan.
“Kami sedang mempertimbangkan denda atau langkah lainnya. Mereka menarik diri setelah konfirmasi daftar atlet, dan itu melanggar aturan,” ujar Chaiphak dilansir dari vnexpress
Dampak langsung sudah dirasakan. Federasi Sepak Takraw Dunia dan Federasi Sepak Takraw Asia resmi melarang Kamboja tampil di Asian Games 2026 di Jepang untuk cabor sepak takraw.
Baca Juga: Thailand Banjir Cuan di Perhelatan SEA Games 2025, Targetkan Keuntungan Rp4,3 T
Sementara itu, delapan cabor lainnya masih menunggu evaluasi federasi masing-masing sebelum sanksi dijatuhkan.
Kamboja kini hanya akan berpartisipasi di 12 cabor, antara lain,
renang, atletik, e-sports, anggar, senam, ju-jitsu, kickboxing, taekwondo, berkuda, jetski, triathlon, dan teqball.
Chaiphak memastikan Kamboja berjanji tidak akan menarik diri lagi.
Padahal pada 24 November lalu, media lokal melaporkan bahwa 333 atlet, pelatih, dan ofisial telah dipersiapkan untuk berangkat ke Thailand.
Dengan mundurnya sembilan cabor, jumlah tersebut berkurang lebih dari 100 orang.
Ketegangan politik antara Thailand dan Kamboja terkait sengketa perbatasan disebut ikut memicu keputusan mendadak ini. Di dalam negeri, muncul perdebatan panas tentang keamanan atlet bila tetap mengikuti SEA Games.
Berita Terkait
-
Thailand Banjir Cuan di Perhelatan SEA Games 2025, Targetkan Keuntungan Rp4,3 T
-
Banjir Terparah Sejak 300 Tahun Ganggu SEA Games 2025, Bagaimana Nasib Kontingen Indonesia?
-
Diperkuat 5 Pemain Keturunan, Media Asing: Timnas Indonesia U-22 Raih Emas SEA Games
-
Mundurnya Kamboja dari SEA Games 2025 Tidak Hanya Untungkan Timnas Indonesia
-
Indra Sjafri Wajib Resah Lihat Statistik Penyerang Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Satu-satunya Ganda Putra di India Open 2026, Sabar Karyaman Gutama Mohon Doa
-
Reza Pahlevi Soroti Kondisi Shuttlecock di India Open 2026
-
Dominan Sejak Awal, Sabar/Reza Amankan Tiket 16 Besar India Open 2026
-
Dua Wakil Indonesia Mulai Perjuangan di India Open 2026 Hari Ini
-
Indonesia Masters 2026 Kembali Digelar di Istora, Siap Hidupkan Kembali Atmosfer
-
Menang di Laga Perdana India Open 2026, Putri Kusuma Wardani Merasa Banyak Lakukan Kesalahan
-
Marc Marquez Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2026
-
Jadwal Wakil Indonesia di India Open 2026, Mulai Tanding Hari Ini
-
Tunggal Putri India Ungkap Peran Pelatih asal Indonesia dalam Kebangkitannya
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan