- Oleksandr Usyk menyatakan keinginannya melawan Deontay Wilder saat menghadiri konvensi WBC di Bangkok, Thailand.
- Juara kelas berat tak terbantahkan itu baru saja melepaskan gelar juara dunia kelas berat WBO miliknya.
- Usyk terakhir bertarung dan menang melawan Daniel Dubois pada bulan Juli lalu, mengisyaratkan rencana kembali bertanding.
Suara.com - Oleksandr Usyk kembali mencuri perhatian dunia tinju. Saat hadir dalam konvensi World Boxing Council (WBC) di Bangkok, Thailand, juara dunia kelas berat tak terbantahkan itu mengungkapkan keinginannya untuk menghadapi mantan raja WBC, Deontay Wilder.
"Saya ingin bertarung melawan Wilder karena dia adalah sosok yang sangat terkenal dalam beberapa tahun terakhir, pernah menjadi juara, dan merupakan lawan yang sangat berbahaya," ujar Usyk dalam keterangan WBC dikutip pada Rabu (3/12/2025).
Petinju Ukraina berusia 38 tahun tersebut saat ini memegang status juara dunia kelas berat dengan empat sabuk prestisius: WBC, WBA, WBO, dan IBF.
Namun, ia baru saja melepaskan gelar WBO, keputusan yang membuat badan tersebut menobatkan Fabio Wardley—yang sebelumnya juara interim—sebagai kampiun penuh.
Usyk terakhir naik ring pada Juli lalu ketika ia sukses mempertahankan sabuknya dengan kemenangan atas Daniel Dubois.
Setelah itu, ia memilih menepi sejenak dan belum memberi kepastian soal jadwal comeback.
Kini, dengan menyebut nama Wilder sebagai target utama, sinyal kembalinya sang juara mulai terang.
Wilder sendiri dikenal sebagai salah satu petinju paling eksplosif di era modern, sehingga duel kontra Usyk diprediksi akan menjadi salah satu laga terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Meski mengincar lawan berat, Usyk menegaskan bahwa motivasinya bukan untuk berburu tantangan yang lebih berbahaya—karena menurutnya, semua lawan tetap membawa risiko.
Baca Juga: Tinju Dunia: Tyson Fury Tepis Isu Pensiun dan Umumkan Lima Duel Lawan Tiga Petinju
Dia bahkan mengakui bahwa pertarungan tersulit selalu datang dari dalam dirinya sendiri.
"Peluang (kalah atau menang melawan kelemahan dalam diri) selalu lima puluh banding lima puluh, tapi saya selalu menang," ucap Usyk.
Dengan pernyataan itu, publik kini menanti apakah duel Usyk vs Wilder benar-benar dapat terwujud, sebuah pertarungan yang berpotensi mengguncang peta kelas berat dunia, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Fokus Evaluasi, Ingin Kolektivitas Tim Dibenahi
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Ingin Jakarta Pertamina Enduro Ulangi Prestasi Musim Lalu
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Leo/Bagas Kaget Permainan Ganda Taiwan Aktif dan Powerful
-
All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
-
All England 2026: Karpet Abu-abu Bikin Salfok, tapi Raymond/Joaquin Tetap Sikat Ganda Korsel
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Rachel/Febi Akui Belajar Banyak dari Ganda China
-
Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Raih Tiket Final Four Proliga 2026