- Kontingen Indonesia kokoh di posisi kedua klasemen SEA Games 2025 per Senin (15/12/2025) malam dengan total 185 medali.
- Wushu menjadi penyumbang emas terbesar Indonesia pada hari keenam, berhasil melampaui target awal dengan total lima medali emas.
- Perolehan signifikan ini membuat Indonesia menjauh dari kejaran Vietnam di posisi ketiga klasemen sementara kejuaraan.
Hasil ini tidak hanya melampaui target awal tiga emas, tetapi juga memastikan Indonesia mempertahankan status juara umum cabang olahraga wushu.
Selain wushu, lima emas lainnya diraih dari berbagai cabang.
Balapan sepeda jalan raya memberikan emas lewat nomor women's individual time trial atas nama Ayustina Delia.
Dari cabang menembak, Indonesia meraih emas di nomor 10 meter air pistol tim campuran serta nomor produksi individu putra melalui Vincentius Djajadiningrat.
Prestasi juga datang dari lintasan atletik. Abdul Hafiz sukses meraih emas di nomor lempar lembing putra.
Sementara di angkat besi, Rizki Juniansyah kembali membuktikan statusnya sebagai lifter Andalan Indonesia dengan meraih emas di kelas 79 kg putra. Rizki bahkan memecahkan rekor clean & jerk setelah mengangkat beban seberat 205 kg.
Rentetan emas tersebut membawa Indonesia kini mengoleksi 52 medali emas, 65 perak, dan 68 perunggu, dengan total keseluruhan 185 medali.
Capaian ini membuat posisi Indonesia semakin aman di peringkat kedua klasemen sementara.
Sebaliknya, Vietnam justru mulai tertinggal. Hingga Senin malam, mereka baru mengumpulkan 40 emas, 46 perak, dan 69 perunggu, sehingga jarak dengan Indonesia kian melebar.
Baca Juga: Dapat Bonus Rp1 M, Atlet Judo I Made Sastra Dharma Pilih Ditabung
Thailand masih kokoh di puncak dengan 143 emas, 89 perak, dan 62 perunggu atau total 294 medali. Indonesia menyusul di posisi kedua dengan 52 emas, 65 perak, dan 68 perunggu (185 medali).
Vietnam berada di urutan ketiga dengan 40 emas, 46 perak, dan 69 perunggu (155 medali).
Singapura menduduki posisi keempat dengan 34 emas, 32 perak, dan 41 perunggu, disusul Malaysia, Filipina, Myanmar, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Dengan tren positif ini, peluang Indonesia untuk terus menambah emas masih terbuka lebar, sekaligus menjaga tekanan kepada tuan rumah Thailand di puncak klasemen.
Jika konsistensi terjaga, bukan mustahil persaingan menuju akhir SEA Games 2025 akan semakin panas.
Berita Terkait
-
Dapat Bonus Rp1 M, Atlet Judo I Made Sastra Dharma Pilih Ditabung
-
ASDP Tambah Kapal di 2 Lintasan Tersibuk pada Masa Nataru
-
Soal Klub Baru usai SEA Games 2025, Megawati Hangestri: Emm ... Rahasia
-
Atlet Judo Syerina Belum Puas usai Raih Medali Emas SEA Games 2025
-
Rencana KBMI 1 Mau Dihapus, OJK: Ekonomi Indonesia Butuh Bank-bank Besar
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China