- ASDP menambah armada kapal feri untuk Nataru 2025/2026, khususnya Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.
- Perseroan mengoperasikan kapal cepat Express II di lintasan Merak-Bakauheni serta memprioritaskan keselamatan penumpang.
- Tersedia diskon tiket sekitar 19 persen untuk penumpang dan kendaraan di 16 pelabuhan yang diminta dibeli awal.
Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menambah armada kapal penyeberangan atau kapal feri pada musim libur natal dan tahun baru (nataru) 2025/2026. Penambahan kapal ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang maupun kendaraan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan, perseroan menambah jumlah kapal di lintasan yang gemuk, seperti Merak-Bakauheni yang akan ditambah menjadi 33 kapal per hari, serta lintasan Ketapang–Gilimanuk ditingkatkan menjadi 34 kapal per hari.
Kemudian, ASDP juga mengoperasikan kapal cepat Express II di lintasan Merak–Bakauheni.
"ASDP Indonesia juga telah mengoperasikan kapal Express II untuk lintasan Pelabuhan Merak-Bakauheni sehingga masyarakat bisa memilih armada mana yang ingin mereka gunakan yaitu Express I atau Express II," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor ASDP Indonesia Ferry yang dikutip, Selasa (16/12/2025).
Menurut Heru, dua rute memang jadi yang yang paling sibuk pada momen nataru, terutama secara historis intasan Ketapang–Gilimanuk yang paling ramai.
"Tapi biasanya kalau libur Natal Tahun Baru ini yang paling ramai adalah di Ketapang-Gilimanuk. Karena memang rata-rata mereka ingin melaksanakan libur tahun baru menuju ke Bali," katanya.
Terkait dengan potensi cuaca esktrem, Heru menyebut, ASDP akan terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau informasi cuaca.
"Terkait cuaca ekstrem, kita terus memonitor dari BMKG, kita berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan secara bersama-sama. Apa yang menjadi peringatan BMKG ini juga menjadi perhatian serius bagi kita. Kita punya komitmen soal keselamatan ini menjadi hal yang harus kita prioritaskan," imbuhnya.
Beri Diskon Tiket 19 Persen
Baca Juga: Masih Minim Serapan, Diskon Tiket Kapal Feri untuk Nataru Masih Tersedia Banyak
Direktur Operasi dan Transformasi, Rio Theodore Natalianto Lasse mengungkapkan diskon tiket kapal feri atau kapal penyeberangan masih tersedia banyak. Sebab, penyerapan diskon tiket masih minim.
Ia menjelaskan, kuota diskon tiket yang disediakan sebesar 257.560 penumpang dan 491.776 kendaraan. Diskon tiket ini berlaku untuk 16 pelabuhan dan 8 lintasan dengan nilai stimulus sebesar Rp 31,65 miliar.
"Jadi para pengguna jasa bisa membeli tiket dengan diskon itu kurang lebih 19 persen. Ini berlaku di 16 pelabuhan dan di 8 lintasan," katanya.
Rio mengimbau, agar masyarakat bisa membeli tiket lebih awal, supaya mendapakan harga yang lebih murah.
Sedangkan, proyeksi puncak arus penumpang dan kendaraan akan terjadi pada 20–24 Desember 2025 pada masa natal, dan masa tahun baru terjadi di tanggal 30–31 Desember 2025.
"Prediksi kami di tahun 2025-2026 ini itu untuk trip mengalami peningkatan 5,4 persen. Untuk penumpang naik 4,3 persen dan kendaraan itu naik 8,9 persen," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat
-
ANTAM dan IBC Gandeng Huayou Cobalt Percepat Hilirisasi Baterai Nasional
-
Antam dan IBI Garap Proyek Baterai Bareng Konsorsium China: Nilai Investasi Capai 6 Miliar Dolar AS
-
BBM di Shell Kembali Langka? Ini Kata ESDM
-
CORE: Pimpinan OJK yang Baru Harus Berani Tindak Emiten Bermasalah
-
Ramai Spekulasi di Pasar Modal Setelah Pimpinan OJK Mundur Berjemaah
-
Harga Emas Pegadaian Turun di Sabtu 31 Januari
-
Harga Emas Antam Anjlok Dalam di Sabtu Pagi