Sport / Raket
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:36 WIB
Pebulu Tangkis Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto saat melawan Pebulu Tangkis Ganda Putra Cina, Xie Hao Nan dan Zeng Wei Han pada laga perempat final Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Indonesia Masters 2026 dilaksanakan di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, dari 20 hingga 25 Januari mendatang.
  • Turnamen ini bertujuan membangkitkan kembali antusiasme masyarakat dan menunjukkan identitas bulu tangkis Indonesia.
  • Panitia menyiapkan konsep pesta rakyat inklusif dengan hiburan gratis di luar venue untuk semua lapisan masyarakat.

Suara.com - Indonesia Masters 2026 dijadwalkan kembali berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 20–25 Januari.

Ajang ini tidak hanya menghadirkan persaingan atlet kelas dunia, tetapi juga mengusung upaya menghidupkan kembali rasa bangga serta antusiasme masyarakat Indonesia terhadap bulu tangkis.

Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran menilai Indonesia Masters memiliki posisi penting dalam peta bulu tangkis nasional, baik sebagai panggung prestasi atlet papan atas maupun sebagai ruang interaksi antara olahraga dan publik.

“Daihatsu Indonesia Masters bukan sekadar turnamen. Ini adalah bagian dari identitas bulu tangkis Indonesia yang mencerminkan sportivitas, semangat juang, dan fair play,” kata Fadil dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Ia menegaskan, penyelenggaraan turnamen di Istora GBK selalu sarat nilai historis dan emosional. Dukungan penonton yang khas di arena tersebut dinilai menjadi pembeda Indonesia di mata komunitas bulu tangkis dunia.

“Atmosfer Istora adalah warisan bulu tangkis Indonesia. Dukungan publik yang positif dan beretika bukan hanya menjadi energi bagi atlet, tetapi juga menunjukkan kedewasaan kita sebagai bangsa pencinta olahraga,” ujarnya.

Fadil menambahkan, pelaksanaan Daihatsu Indonesia Masters 2026 selaras dengan visi PBSI untuk menjadikan bulu tangkis sebagai sumber kebanggaan sekaligus kegembiraan masyarakat. Turnamen ini diharapkan mampu menumbuhkan minat generasi muda agar mencintai bulu tangkis dan menjadikannya bagian dari gaya hidup sehat serta berprestasi.

“Bagi PBSI, event ini merupakan bagian dari proses membangun ekosistem bulu tangkis yang kuat, mulai dari atlet elite, pembinaan usia dini, hingga keterlibatan publik. Prestasi dan kebanggaan harus tumbuh bersama,” kata Fadil.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Daihatsu Indonesia Masters 2026 Achmad Budiharto menyatakan turnamen ini disiapkan sebagai momentum untuk membangkitkan kembali gairah masyarakat terhadap bulu tangkis nasional.

Baca Juga: Bongkar Pasang Ganda Putri 2026: Alasan Karel Mainaky Ambil Keputusan Besar

“Istora GBK adalah rumah besar bulu tangkis Indonesia. Di sinilah sejarah, semangat, dan prestasi bertemu. Daihatsu Indonesia Masters 2026 kami hadirkan sebagai perayaan bulu tangkis yang dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” ujar Achmad Budiharto.

Selain menyajikan pertandingan, panitia juga merancang beragam hiburan dan aktivitas di area luar venue yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

“Kami mengusung konsep pesta rakyat yang inklusif. Masyarakat bisa datang, merasakan atmosfer Istora, dan menikmati hiburan bersama keluarga. Harapannya, bulu tangkis benar-benar menjadi milik semua,” katanya.

Dari sisi teknis, panitia memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan telah disiapkan secara menyeluruh, mencakup arena pertandingan, fasilitas bagi atlet dan ofisial, hingga aspek kenyamanan dan keamanan penonton.

“Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus kami lakukan agar penyelenggaraan berjalan profesional dan memberikan pengalaman terbaik bagi atlet maupun penonton,” ujar Achmad Budiharto.

(Antara)

Load More