- Jakarta Garuda Jaya mengalahkan tuan rumah Falcons Tirta Bhagasasi 3-1 pada Proliga 2026 di Deli Serdang, Sumatera Utara.
- Kemenangan Garuda Jaya disebabkan servis efektif, tempo cepat, dan serangan keras yang menyulitkan tim lawan.
- Pelatih Falcons mengakui kelemahan timnya terletak pada pertahanan yang kurang rapi dan tingginya kesalahan servis.
Suara.com - Tim bola voli putra Jakarta Garuda Jaya meraih kemenangan penting atas tuan rumah Falcons Tirta Bhagasasi pada pekan kedua Proliga 2026. Berlaga di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis, Garuda Jaya menang dengan skor 3-1 (25-22, 23-25, 25-20, 25-23).
Pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari efektivitas servis yang mampu memberi tekanan besar kepada lawan. Strategi tersebut menghasilkan banyak poin langsung dan membuat permainan Falcons sulit berkembang. Selain itu, tempo cepat serta serangan keras juga menjadi faktor yang menyulitkan tuan rumah.
"Kami tentunya sangat mengapresiasi permainan anak anak yang sepanjang laga terus bermain maksimal, meski di set kedua sempat kalah, tapi kita langsung membalas di set berikutnya," kata Nur Widayanto.
Di sisi lain, pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, mengakui timnya masih memiliki sejumlah kelemahan yang harus segera dibenahi. Ia menyebut persoalan di lini pertahanan dan servis kembali menjadi masalah, sama seperti yang terjadi pada laga sebelumnya.
“Kami masih kalah di pertahanan, sama seperti saat kalah dari Bhayangkara. Pertahanan kami belum serapi Jakarta Garuda Jaya. Selain itu, kami juga sering gagal servis. PR-nya masih sama seperti pertandingan pertama,” ujar Ariyanto.
Ariyanto menambahkan, kesalahan demi kesalahan kerap muncul di setiap set, mulai dari servis, blok, hingga receive. Kondisi tersebut membuat timnya kesulitan membangun serangan balik dan mencetak poin.
“Setiap set kami pasti gagal servis. Jangankan untuk bertahan dan melakukan blok, servis saja sudah gagal. Jadi tidak ada kesempatan untuk melakukan counter attack dan mencetak poin saat bertahan,” jelasnya.
(Antara)
Baca Juga: Jadwal Pekan Kedua Putaran Pertama Proliga 2026, Medan Falcons Tampil di Kandang
Berita Terkait
-
Jadwal Pekan Kedua Putaran Pertama Proliga 2026, Medan Falcons Tampil di Kandang
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Target Juara! Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Datangkan Pelatih Italia dan Bintang Dunia
-
Jadwal Lengkap Pekan Pembuka PLN Mobile Proliga 2026, Pontianak Jadi Seri Pembuka
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Raih Tiket Final Four Proliga 2026
-
Komentar Veda Ega Pratama usai Debut di Moto3 Langsung Finis Kelima
-
Ban Meletus, Marc Marquez: Saya Merasa Beruntung
-
Pelantikan Pengurus Jatim, PB ORADO Tegaskan Komitmen Pembinaan Profesional
-
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Banyak Pemain Debutan
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Termotivasi Ulangi Kesuksesan 'The Minions'
-
Didukung KONI, Erick Thohir Didesak Beri Sanksi Tegas Kasus Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing
-
Tak Sabar Debut, Alwi Farhan: Dari Kecil Mimpi Saya Main di All England
-
FIBA Tunda WASL 2025/2026 Imbas Situasi Konflik di Iran
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual