- Surabaya Samator mengincar kemenangan atas Garuda Jaya di Gresik untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Proliga 2026 yang kini duduk di peringkat keempat.
- Jordan Michael resmi bergabung untuk memperkuat posisi outside hitter, sementara Rivan Nurmulki dipastikan absen hingga putaran kedua karena masih terikat kontrak di Thailand.
- Samator tetap mengandalkan pemain muda binaan sendiri bersama setter asing asal Kuba, Lyvan Taboada Diaz, demi menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
Suara.com - Surabaya Samator menargetkan kemenangan penuh atas Garuda Jaya dalam laga pemungkas putaran pertama kompetisi bola voli kasta tertinggi, Proliga 2026.
Tim asuhan Surabaya Samator optimis meraih hasil maksimal di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik guna memperbaiki posisi mereka di klasemen Proliga saat ini.
Kehadiran bintang muda timnas Indonesia, Jordan Michael, diharapkan menjadi senjata baru bagi Surabaya Samator untuk membungkam skuat muda Garuda Jaya pada Kamis sore.
Manajer tim Hadi Sampurno memastikan seluruh penggawa dalam kondisi bugar dan memiliki motivasi tinggi untuk bertarung di lapangan.
Samator menganggap GOR Tri Dharma sebagai rumah kedua karena kedekatan lokasi yang membuat atmosfer pertandingan serasa bermain di kandang sendiri.
"Harus yakin menang, apalagi main di Gresik, ini seperti kami bermain di kandang sendiri," kata Hadi ketika dihubungi di Surabaya, Kamis.
Kompetisi musim ini merupakan tahun kedua kembalinya Samator setelah sempat vakum satu musim pada edisi tahun 2024 silam.
Klub tersukses dengan tujuh gelar juara Proliga ini masih konsisten mengorbitkan pemain-pemain muda berbakat hasil binaan akademi mereka sendiri.
Selain talenta lokal, kekuatan tim diperkuat oleh setter asing asal Kuba, Lyvan Taboada Diaz, yang menjadi jenderal lapangan tengah.
Baca Juga: Hasil Proliga 2026 Putra: Juara Bertahan Kembali Tersungkur, Garuda Jaya Menang Dramatis 3-2
Saat ini Samator masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi dua poin hasil dari sekali menang dan dua kekalahan.
Puncak klasemen masih dihuni oleh tim Lavani, yang dibayangi ketat oleh juara bertahan Bhayangkara Presisi serta tim Garuda Jaya.
Penambahan Jordan Michael Imanuel Dwi Susanto di posisi outside hitter menjadi langkah strategis manajemen untuk menambah daya gedor serangan tim.
"Kami memang membutuhkan tambahan pemain untuk memperkuat posisi outside hitter. Jordan pemain bagus dan kebetulan dia sedang tidak memperkuat tim mana pun," kata Hadi.
Sementara itu, harapan fans untuk melihat kembalinya sang legenda Rivan Nurmulki dipastikan belum akan terwujud dalam waktu dekat ini.
Hadi Sampurno mengonfirmasi bahwa Rivan masih harus menyelesaikan kewajiban kontrak profesionalnya dengan salah satu klub voli di Thailand.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara