- Manajer Surabaya Samator memastikan Rivan Nurmulki tidak akan bergabung dengan tim hingga putaran kedua berakhir karena masih terikat kontrak profesional di Thailand.
- Sebagai langkah penguatan tim, Samator resmi mendatangkan Jordan Michael untuk mengisi posisi outside hitter guna menghadapi laga kontra Garuda Jaya.
- Surabaya Samator menargetkan kemenangan penuh di Gresik demi memperbaiki peringkat mereka yang saat ini masih tertahan di posisi keempat klasemen sementara.
Suara.com - Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, secara terbuka menanggapi rumor yang beredar mengenai potensi kembalinya Rivan Nurmulki ke dalam skuad untuk kompetisi Proliga 2026.
Pernyataan ini muncul di tengah persiapan intensif Surabaya Samator menjelang pertandingan melawan Garuda Jaya yang menjadi penutup putaran pertama musim ini.
Meskipun sosok Rivan Nurmulki sangat dinantikan oleh para penggemar voli, manajemen tim saat ini lebih memilih fokus memaksimalkan potensi pemain yang ada di klasemen sementara.
Hadi Sampurno selaku Manajer Tim Surabaya Samator mengungkapkan bahwa hingga selesainya putaran kedua nanti, dipastikan tidak ada nama pemain nasional tersebut dalam daftar pemain.
Ia menjelaskan bahwa kendala utama kembalinya sang bintang adalah masalah ikatan kontrak profesional yang sedang dijalani di luar negeri.
"Rivan masih terikat kontrak dengan tim Thailand untuk kompetisi di sana," tambahnya.
Meski sempat terlihat berlatih bersama skuad beberapa waktu lalu, kehadiran Rivan hanya sebatas persiapan menghadapi ajang Livoli Divisi Utama 2025.
Di sisi lain, Surabaya Samator tetap berusaha memperkuat kedalaman tim dengan mendatangkan pemain muda potensial asal Sulawesi Utara, Jordan Michael Imanuel Dwi Susanto.
Kedatangan Jordan Michael diharapkan mampu mengisi kekosongan pada posisi outside hitter yang sangat dibutuhkan oleh tim saat ini.
Baca Juga: Hasil Proliga 2026 Putra: Juara Bertahan Kembali Tersungkur, Garuda Jaya Menang Dramatis 3-2
Hadi Sampurno menilai Jordan sebagai pemain berkualitas yang kebetulan sedang tidak memperkuat tim manapun sebelum dipinang Samator.
"Kami memang membutuhkan tambahan pemain untuk memperkuat posisi outside hitter. Jordan pemain bagus dan kebetulan dia sedang tidak memperkuat tim mana pun," kata Hadi.
Saat ini, Surabaya Samator sedang mengincar poin penuh saat bersua Garuda Jaya di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Kamis sore.
Bertanding di Gresik memberikan keuntungan psikologis bagi Rama Fazza dan kawan-kawan karena merasa mendapatkan dukungan layaknya bermain di kandang sendiri.
"Harus yakin menang, apalagi main di Gresik, ini seperti kami bermain di kandang sendiri," kata Hadi ketika dihubungi di Surabaya, Kamis.
Surabaya Samator kini masih berjuang di peringkat keempat klasemen sementara Proliga dengan perolehan dua poin dari tiga pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara