- Seleknas PBSI 2026 berlangsung pada 3-7 Februari di Karawang untuk menjaring atlet taruna (U19) terbaik masuk ke jenjang pembinaan Pelatnas Cipayung.
- Tiga atlet muda, Mayla Cahya, Alexius Ongkytama, dan Aquino Evano, resmi masuk Pelatnas secara langsung tanpa seleksi karena prestasi konsisten selama 2025.
- Kriteria peserta Seleknas didasarkan pada juara Kejurnas 2025 serta peringkat 15 besar nasional di setiap sektor guna memastikan regenerasi atlet yang kompetitif.
Suara.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) secara resmi akan menyelenggarakan ajang Seleksi Nasional atau Seleknas PBSI 2026 di Karawang.
Kegiatan Seleknas PBSI 2026 ini merupakan bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan guna menjaring deretan atlet muda potensial dari seluruh penjuru tanah air.
Seluruh atlet U19 terbaik nasional dijadwalkan bersaing ketat untuk memperebutkan tiket masuk ke dalam skuad Pelatnas PBSI demi mengharumkan nama bangsa.
Ajang bergengsi ini bakal dilangsungkan pada tanggal 3 hingga 7 Februari 2026 mendatang di Majeh Arena Wadas, Karawang, Jawa Barat.
Seleksi kali ini diikuti oleh para pemain kategori taruna (U19) yang berhasil memenuhi kriteria ketat berdasarkan prestasi sepanjang tahun lalu.
Para peserta merupakan juara Kejuaraan Nasional PBSI Perorangan Taruna Divisi I Tahun 2025 serta mereka yang menghuni peringkat 15 besar nasional.
Penentuan peringkat peserta menggunakan data resmi per tanggal 24 Desember 2025 sebagai acuan utama pendaftaran.
Menariknya, terdapat tiga nama atlet yang dipastikan sudah bergabung langsung ke Pelatnas PBSI tanpa harus melewati fase kualifikasi ini.
Mereka adalah Mayla Cahya Afilian Pratiwi dari sektor tunggal putri, serta duet Alexius Ongkytama Subagio dan Aquino Evano Keneddy Tangka di ganda putra.
Baca Juga: Indonesia Masters 2026 Kembali Digelar di Istora, Siap Hidupkan Kembali Atmosfer
Ketiganya mendapatkan karpet merah berkat performa yang sangat konsisten serta hasil pantauan langsung Tim Pemandu Bakat PP PBSI.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa proses seleksi ini mengedepankan aspek objektivitas dan prestasi.
“Seleksi Nasional PBSI merupakan bagian integral dari sistem pembinaan prestasi nasional yang dijalankan secara berjenjang dan berkelanjutan. Melalui Seleknas ini, PBSI memastikan proses penjaringan atlet muda dilakukan secara objektif, terukur, dan berbasis prestasi, sebagai langkah awal menuju pembinaan di Pelatnas PBSI,” ujar Eng Hian.
Mantan pelatih ganda putri ini berharap atlet yang terjaring memiliki potensi pengembangan jangka panjang yang luar biasa.
“Kriteria seleksi yang mengacu pada hasil Kejurnas, peringkat nasional, serta pantauan Tim Pemandu Bakat dirancang untuk memastikan atlet yang terpilih tidak hanya memiliki capaian prestasi saat ini, tetapi juga potensi pengembangan jangka panjang sesuai dengan arah pembinaan prestasi PBSI,” tambahnya.
Dalam regulasi sektor ganda, para pemain diberikan kesempatan untuk melakukan pertukaran pasangan selama keduanya berada di jajaran 16 besar nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final