Sport / Raket
Kamis, 26 Februari 2026 | 21:01 WIB
Tunggal putra Alwi Farhan saat menghadapi unggulan keempat asal Malaysia, Lee Zii Jia, pada perempat final BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2026 di Nimibutr Arena, Bangkok, Jumat (30/1/2026). Alwi menang setelah lawan mundur ketika skor 10-21, 21-15. ANTARA/HO-PBSI/aa. (Handout PBSI)
Baca 10 detik
  • Pebulu tangkis Indonesia memulai latihan di Inggris untuk persiapan All England 2026 yang diadakan di Birmingham, Maret.
  • Tim Merah Putih beraklimatisasi di National Badminton Centre, fasilitas lengkap dekat lokasi pertandingan untuk adaptasi awal.
  • Indonesia akan menjalani latihan bersama tim Inggris dan Amerika Serikat selama tiga hari untuk mematangkan persiapan akhir.

Suara.com - Pebulu tangkis Indonesia langsung tancap gas menjalani latihan setibanya di Inggris sebagai bagian dari persiapan menghadapi All England Open Badminton Championships 2026 yang akan berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, pada 3–8 Maret.

Tim Merah Putih menjalani program aklimatisasi di National Badminton Centre, fasilitas yang juga menjadi pusat latihan tim Inggris. Lokasinya dinilai strategis karena jaraknya relatif dekat dengan arena pertandingan di Birmingham, sehingga efektif untuk mematangkan persiapan akhir.

“Kami memilih tempat ini karena pertama jarak dari Birmingham tidak terlalu jauh dan fasilitasnya cukup lengkap,” ujar Manajer tim Indonesia, Shendy Puspa Irawati.

Alwi Farhan dan rekan-rekan menjalani sesi latihan perdana pada Kamis pagi waktu setempat dengan fokus pada pemulihan kondisi fisik setelah perjalanan panjang serta adaptasi terhadap cuaca dan atmosfer lapangan.

Shendy menjelaskan kawasan tersebut dilengkapi penginapan setara hotel bintang tiga, ruang kebugaran, 10 lapangan latihan, serta restoran yang seluruhnya berada dalam satu kompleks dengan jarak kurang dari 100 meter.

“Area ini ada penginapan yang bagus dan nyaman untuk anak-anak beristirahat. Ada ruang fitness, tempat latihan dengan kapasitas 10 lapangan juga restoran. Semua berada dalam jarak tidak sampai 100 meter sehingga suasananya mirip seperti di Pelatnas Cipayung,” katanya.

Selama tiga hari ke depan, tim Indonesia akan berbagi fasilitas dengan tuan rumah Inggris, termasuk ganda putra andalan mereka Ben Lane/Sean Vendy, serta tim Amerika Serikat yang juga tengah melakukan persiapan.

Situasi tersebut dimanfaatkan untuk menggelar sesi latihan bersama. Shendy mengungkapkan setidaknya akan ada dua sesi latihan gabungan yang dijadwalkan berlangsung pada sore hari waktu Inggris dan keesokan paginya.

“Karena berbagi lapangan dengan tim Inggris dan tim Amerika Serikat yang juga sedang latihan di sini maka sore nanti dan besok pagi kami akan menggelar latihan bersama dengan mereka,” ujar Shendy.

Baca Juga: Masih Optimis Juara, Tammy Abraham Peringatkan Arsenal dan Manchester City

Menurut dia, latihan bersama tak hanya berupa gim uji coba, tetapi juga mencakup sesi drilling dan pola permainan sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

“Bukan hanya sesi game tapi akan ada sesi drilling, pola dan sebagainya sesuai kebutuhan,” katanya.

Bagi Alwi Farhan dan sejumlah pemain muda lainnya, program aklimatisasi ini menjadi tahap krusial sebelum menghadapi tekanan turnamen level Super 1000. Adaptasi terhadap shuttlecock, kondisi angin di arena, serta ritme pertandingan menjadi fokus utama tim pelatih.

Dengan memulai latihan lebih awal di Inggris, para pemain Indonesia berharap dapat tampil lebih siap secara fisik maupun mental saat memasuki pekan pertandingan di Birmingham.

(Antara)

Load More