- Berdasarkan hasil undian BNP Paribas Open di Indian Wells, Janice Tjen berada di kuarter pertama dan berpotensi melawan Aryna Sabalenka di babak ketiga.
- Sebelum bertemu petenis nomor satu dunia itu, Janice harus lebih dulu mengalahkan petenis peringkat 35 dunia Jaqueline Cristian dan Maya Joint asal Australia.
- Janice menatap turnamen WTA 1000 ketiganya musim ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah peringkat dunianya meroket ke posisi 36 usai tur Timur Tengah.
Suara.com - Petenis kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, memiliki peluang besar untuk menantang petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, dalam ajang bergengsi BNP Paribas Open.
Potensi duel epik ini bisa tersaji pada babak ketiga turnamen tenis level WTA 1000 yang akan diselenggarakan di Indian Wells, California.
Berdasarkan hasil undian resmi, Janice Tjen dan Aryna Sabalenka sama-sama ditempatkan di kuarter pertama yang membuka jalan bagi pertemuan keduanya.
Turnamen ini sekaligus akan menjadi momen kembalinya Sabalenka ke lapangan setelah penampilan impresifnya hingga menembus babak final Australian Open lalu.
Sementara Sabalenka memilih absen pada rangkaian tur Timur Tengah, Janice justru berhasil mencatatkan berbagai kemajuan yang sangat positif.
Petenis kelahiran Jakarta yang kini berusia 23 tahun tersebut baru saja menorehkan sejarah dengan melesat ke peringkat 36 dunia.
Kenaikan peringkat yang drastis itu diraih usai ia tampil memukau di turnamen WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships.
Dalam ajang di Dubai tersebut, Janice sukses melaju hingga babak 16 besar setelah menumbangkan Dayana Yastremska dan Leylah Fernandez melalui kemenangan straight set.
Perjalanannya di Dubai akhirnya harus terhenti setelah ia menelan kekalahan dari petenis unggulan kedua asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.
Baca Juga: Panduan Lengkap Bermain Padel untuk Pemula: Peralatan dan Teknik Dasar
Sebelumnya, pada turnamen WTA 1000 Doha, langkah Janice juga dihentikan oleh mantan petenis nomor satu dunia, Iga Swiatek, pada babak kedua.
Rentetan hasil positif di ajang bertajuk "Middle East Swing" itu menjadi modal berharga bagi Janice untuk tampil percaya diri di Amerika Serikat.
Namun, untuk bisa berhadapan dengan Sabalenka, Janice harus terlebih dahulu melewati ujian berat pada babak pembuka Indian Wells.
Pada laga perdananya, ia diwajibkan mengatasi perlawanan petenis berusia 27 tahun, Jaqueline Cristian, yang saat ini menduduki peringkat 35 dunia.
Jika berhasil menaklukkan Cristian, Janice sudah ditunggu oleh petenis muda Australia, Maya Joint, yang mendapatkan keuntungan bye di babak pertama.
Di sisi lain, Aryna Sabalenka yang juga mendapatkan status bye tinggal bersantai menunggu pemenang antara petenis tuan rumah Alycia Parks atau pemain dari jalur kualifikasi.
Bagi Sabalenka yang berstatus sebagai finalis dua kali, gelar juara Indian Wells merupakan salah satu trofi bergengsi yang belum pernah ia menangi.
Sementara bagi Janice Tjen, BNP Paribas Open ini akan menjadi partisipasi ketiganya di ajang WTA 1000 sepanjang musim kalender 2026.
Penampilan Janice di level elit ini merupakan kelanjutan dari tahun terobosannya pada musim lalu yang sukses membuat peringkatnya meroket tajam dari posisi 411 dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026