- Satria Muda Pertamina Bandung secara meyakinkan mengalahkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 97-59 di Bandung Arena, Rabu (4/3/2026).
- Pelatih Satria Muda mengapresiasi kontrol permainan solid tim serta kontribusi 24 assist dan 20 *offensive rebound*.
- Pertahanan solid menjadi kunci kemenangan yang memberikan kepercayaan diri bagi tim dalam menjalankan skema serangan efektif.
Suara.com - Satria Muda Pertamina Bandung meraih kemenangan meyakinkan atas Satya Wacana Salatiga pada lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Bandung Arena, Rabu (4/3/2026), Satria Muda menang telak dengan skor 97-59.
Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, mengapresiasi kerja keras yang ditunjukkan anak asuhnya pada laga tersebut. Menurutnya, kemenangan itu merupakan hasil dari kontrol permainan yang solid serta keinginan besar para pemain untuk berkompetisi.
"Menurut saya, kami memainkan pertandingan yang sangat baik. Kami mengontrol laga sejak awal hingga akhir, bermain dengan tempo yang bagus, dan mampu menciptakan banyak tembakan terbuka," katanya setelah pertandingan.
"Catatan 24 assist dan 20 offensive rebound menunjukkan bahwa para pemain memiliki keinginan besar untuk berkompetisi," ujarnya menambahkan.
Jovicic menilai timnya mampu menggerakkan bola dengan baik di banyak momen, meski sempat kehilangan ritme permainan dalam beberapa situasi.
"Ke depan, ketika kami sudah menemukan ritme yang baik kami tidak boleh berhenti. Kami harus terus berlari dan berbagi bola," ujar Jovicic.
Ia juga menekankan bahwa pertahanan solid menjadi kunci yang memberi kepercayaan diri bagi tim dalam menyerang. Menurutnya, keseimbangan antara pertahanan dan pergerakan bola membuat permainan tim semakin efektif.
"Secara keseluruhan, saya puas dengan performa tim, terutama di sisi pertahanan yang solid hampir sepanjang pertandingan," ungkapnya.
Baca Juga: Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
"Pertahanan yang baik memberi kami kepercayaan diri dalam menyerang, membuat permainan menjadi lebih mudah dan efektif, termasuk dalam mencetak angka dari luar," jelasnya.
Jovicic menambahkan bahwa pergerakan bola dari sisi ke sisi berjalan dengan baik. Para point guard dinilai mampu menciptakan peluang bagi para penembak.
"Kami memiliki banyak penembak berkualitas, sehingga ketika kami bermain sesuai rencana dan menciptakan situasi tembakan terbuka, permainan menjadi jauh lebih efektif bagi kami," tegasnya.
Sementara itu, pemain Satria Muda, Pandu Wiguna, menilai Satya Wacana tetap memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan, meski akhirnya timnya menang dengan selisih skor cukup jauh.
"Pertama-tama, selamat kepada Satya Wacana yang telah memberikan perlawanan sangat sengit sepanjang pertandingan," katanya.
"Meski kami, Satria Muda Bandung, akhirnya mampu meraih kemenangan dengan selisih yang cukup jauh, laga ini tetap berjalan kompetitif," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Lolos 16 Besar All England 2026, Rian Ardianto Kasih Petuah ke Rahmat Hidayat
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
All England 2026: Singkat Wakil India, Alwi Farhan Tunjukkan Status Unggulan Bukan Jaminan
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin