- dr. Byanca Lauwardi dikenal sebagai dokter umum sekaligus atlet showjumping, meraih sukses di kompetisi berkuda seperti Pegasus Competition.
- Ia menempuh pendidikan kedokteran di UKRIDA dan Magister Administrasi Rumah Sakit, lulus Cumlaude dan berprestasi nasional.
- Selain profesi dan olahraga, ia aktif dalam edukasi kesehatan di media sosial serta kegiatan sosial memberikan layanan gratis.
Prestasinya di bidang akademik juga cukup menonjol. Ia berhasil meraih predikat Cumlaude dengan indeks prestasi profesi dokter terbaik, serta mencatatkan posisi sepuluh besar pada ujian UKMPPD tingkat nasional.
Kompetensinya diperkuat melalui berbagai sertifikasi penting seperti Advanced Cardiovascular Life Support (ACLS) dan Basic Life Support (BLS).
Selain praktik medis dan olahraga berkuda, dr. Byanca juga aktif dalam kegiatan sosial dan edukasi kesehatan.
Ia kerap terlibat dalam kegiatan charity serta memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram, ia juga membagikan edukasi kesehatan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Dengan perpaduan pengalaman sebagai atlet berkuda dan tenaga medis, dr. Byanca Lauwardi menunjukkan bagaimana disiplin, ketelitian, dan keberanian dapat saling melengkapi dalam dua dunia yang berbeda namun sama-sama menuntut profesionalisme tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field