- Pasangan ganda campuran Adnan/Indah menargetkan konsistensi setelah menjuarai Thailand Masters 2026 Februari lalu.
- Adnan/Indah berhasil memenangkan laga sesama Indonesia pada babak pertama Swiss Open 2026 di Basel.
- Pada babak kedua Swiss Open 2026, Adnan/Indah akan berhadapan pertama kali melawan wakil dari Taiwan.
Suara.com - Ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, menargetkan penampilan yang konsisten setelah cukup lama tidak mengikuti rangkaian turnamen kalender Badminton World Federation.
Sebelumnya, pasangan ini terakhir tampil pada Thailand Masters 2026 dan berhasil keluar sebagai juara pada turnamen yang berlangsung Februari lalu. Kini Adnan/Indah kembali berkompetisi saat tampil di Swiss Open 2026.
"Ini turnamen pertama setelah juara di Thailand, pastinya ada semangat yang baru lagi. Kami mau konsisten karena kami tahu mempertahankan itu lebih berat daripada menggapai," ujar Indah.
Pada pertandingan babak pertama di St. Jakobshalle, Basel, Rabu, Adnan/Indah tampil solid dengan mengalahkan rekan sesama Indonesia Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana dalam dua gim langsung untuk memastikan tempat di babak kedua.
Adnan mengakui permainan mereka sempat terburu-buru pada gim pertama sehingga beberapa poin terbuang. Namun pada gim kedua mereka mampu tampil lebih tenang dan mengendalikan jalannya pertandingan.
"Di gim pertama kami bermain terburu-buru, banyak buang poin dari sana. Di gim kedua kami mencoba lebih tenang dan bisa mengontrol pertandingan," ungkap Adnan.
Indah menambahkan, pertandingan melawan sesama pasangan pelatnas membuat kedua tim sudah saling memahami pola permainan masing-masing karena sering berlatih bersama.
"Lami kan di latihan sudah sering ketemu jadi sudah sama-sama tahu. Mungkin pertandingan tadi siapa yang lebih siap dia yang menang," kata Indah.
Pada babak kedua nanti, Adnan/Indah akan menghadapi pasangan Taiwan Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang. Laga tersebut akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan.
Baca Juga: Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
(Antara)
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
-
Sempat Sparring Bareng, Jafar/Felisha Heran Wakil Inggris Tampil Melempem di Swiss Open 2026
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Swiss Open 2026: Disingkirkan Wakil China, Ubed Akui Kalah Fisik
-
Swiss Open 2026: Banyak Pemain Bagus, Anthony Sinisuka Ginting Nilai Persaingan Merata
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026