Sport / Raket
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:39 WIB
Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu kaget bisa menang mudah atas wakil Inggris di 32 besar Swiss Open 2026. Mereka tampil dominan menang dua gim langsung. [Dok. PBSI]
Baca 10 detik
  • Jafar/Felisha melaju ke babak 16 besar Swiss Open 2026 usai mengalahkan pasangan Inggris Callum/Estelle lewat dua gim langsung.
  • Pasangan Indonesia ini kaget dengan mudahnya laga, mengingat saat sparring dua minggu sebelumnya lawan tampil jauh lebih merepotkan.
  • Pada babak selanjutnya, mereka siap menantang wakil Malaysia Jimmy Wong/Lai Pei Jing berbekal kemenangan di Australia Open 2025.

Suara.com - Para pecinta bulu tangkis Tanah Air baru saja disuguhkan penampilan impresif dari ganda campuran Indonesia yang berlaga di Swiss Open 2026, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Pasangan Jafar/Felisha sukses tampil meyakinkan pada babak 32 besar BWF World Tour Super 300.

Mereka berhasil mengamankan tiket menuju babak kedua pada ajang bergengsi Swiss Open 2026 usai menumbangkan perlawanan wakil Inggris di arena St. Jakobshalle, Basel, pada Kamis (12/3/2026) waktu setempat.

Tampil sebagai unggulan ketiga turnamen, wakil Merah Putih ini memperlihatkan dominasi yang nyata sejak gim pembuka dimulai.

Mereka memulangkan pasangan Callum Hemming dan Estelle Van Leeuwen melalui permainan dua gim langsung dengan skor akhir 21-17 dan 21-7.

Hasil minor yang dialami ganda Inggris tersebut rupanya memunculkan rasa heran tersendiri bagi kubu Indonesia.

Keterkejutan ini cukup beralasan karena kedua pasangan sebenarnya sempat berlatih tanding bersama di Milton Keynes sekitar dua pekan lalu.

Saat sesi latihan tersebut, kualitas permainan kubu lawan dinilai jauh lebih merepotkan ketimbang yang mereka tunjukkan di lapangan pertandingan resmi.

"Puji Tuhan menjalankan pertandingan dengan baik. Tidak ada cedera, menang juga dan juga bermain cukup dominan. Catatan di gim pertama, saya masih ada adaptasi, masih ada kagok-kagoknya tapi setelah itu coba difokuskan, langsung diubah lah sesuai sama lawan untuk lebih dominan di gim kedua," kata Felisha.

Baca Juga: Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani

Tekanan mental yang mengiringi sebuah kejuaraan resmi dianggap sangat memengaruhi penurunan performa sepasang atlet di atas lapangan hijau.

"Dua minggu lalu kami sempat sparring sama mereka di Milton Keynes, mereka bermain jauh lebih baik daripada hari ini ya. Tadi juga saya di awal expect-nya mereka akan ngasih perlawan yang lebih. Cuma mungkin namanya pertandingan tekanannnya berbeda. Mungkin hal inin yang bikin berubah dan keuntungannya buat kami," tambahnya.

Rekan duetnya pun turut memberikan evaluasi teknis terkait berjalannya pertandingan pembuka mereka di daratan Swiss tersebut.

Jafar menilai kubu lawan belum sepenuhnya menemukan ritme permainan sehingga banyak melakukan kesalahan yang menguntungkan wakil Merah Putih.

"Mereka tidak terlalu in mainnya, banyak melakukan kesalahan sendiri tapi kami juga begitu. Masih banyak salahnya. Tadi coba masuk dulu saja bolanya, dienak-in mainnya."

Setelah memastikan diri lolos dari babak 32 besar, tantangan berikutnya sudah menanti di fase 16 besar melawan wakil Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing.

Load More