Sport / Raket
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:16 WIB
Anthony Sinisuka Ginting. (PBSI)
Baca 10 detik
  • Anthony Ginting berlaga di Swiss Open 2026, menilai persaingan tunggal putra sangat ketat dan merata.
  • Ginting lolos babak kedua setelah mengalahkan Wang Tzu Wei di Basel pada Kamis pagi WIB.
  • Fokus utama Ginting saat ini adalah meningkatkan performa diri sendiri menjelang laga berikutnya.

Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menilai persaingan pada sektor tunggal putra di Swiss Open 2026 berlangsung sangat ketat dan merata.

Karena itu, Ginting tidak terlalu memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi selanjutnya dan memilih untuk lebih fokus pada performa permainannya sendiri di setiap pertandingan.

“Kita bisa lihat susunan pemain yang main di sini juga cukup banyak pemain-pemain terbaiknya, jadi bakal seru,” kata Ginting dalam keterangan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia pada Kamis.

“Puji Tuhan bisa terus melaju sampai babak kedua, jadi coba buat fokusin ke diri sendiri,” imbuh atlet berusia 29 tahun tersebut.

Ginting memastikan langkah ke babak kedua setelah mengalahkan pebulu tangkis Taiwan Wang Tzu Wei dengan skor 21-11, 21-17 dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Kamis pagi WIB.

Ia menjelaskan salah satu kunci kemenangan dalam pertandingan tersebut adalah keberhasilannya membaca pola permainan lawan yang dikenal memiliki pertahanan cukup kuat.

“Saya lebih berani mengolah bola, lawan Wang Tzu Wei sendiri tidak bisa langsung dapat poin gampang, jadi memang harus berani mengembangkan permainan, mengadu strategi,” kata Ginting.

Pada babak kedua nanti, Ginting dijadwalkan menghadapi wakil China Wang Zheng Xing. Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama bagi Ginting dengan pemain yang saat ini menempati peringkat ke-26 dunia tersebut.

(Antara)

Baca Juga: Swiss Open 2026: Leo/Bagas Ungkap Kunci Kemenangan atas Pasangan Chinese Taipei

Load More