- Anthony Ginting berlaga di Swiss Open 2026, menilai persaingan tunggal putra sangat ketat dan merata.
- Ginting lolos babak kedua setelah mengalahkan Wang Tzu Wei di Basel pada Kamis pagi WIB.
- Fokus utama Ginting saat ini adalah meningkatkan performa diri sendiri menjelang laga berikutnya.
Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menilai persaingan pada sektor tunggal putra di Swiss Open 2026 berlangsung sangat ketat dan merata.
Karena itu, Ginting tidak terlalu memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi selanjutnya dan memilih untuk lebih fokus pada performa permainannya sendiri di setiap pertandingan.
“Kita bisa lihat susunan pemain yang main di sini juga cukup banyak pemain-pemain terbaiknya, jadi bakal seru,” kata Ginting dalam keterangan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia pada Kamis.
“Puji Tuhan bisa terus melaju sampai babak kedua, jadi coba buat fokusin ke diri sendiri,” imbuh atlet berusia 29 tahun tersebut.
Ginting memastikan langkah ke babak kedua setelah mengalahkan pebulu tangkis Taiwan Wang Tzu Wei dengan skor 21-11, 21-17 dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Kamis pagi WIB.
Ia menjelaskan salah satu kunci kemenangan dalam pertandingan tersebut adalah keberhasilannya membaca pola permainan lawan yang dikenal memiliki pertahanan cukup kuat.
“Saya lebih berani mengolah bola, lawan Wang Tzu Wei sendiri tidak bisa langsung dapat poin gampang, jadi memang harus berani mengembangkan permainan, mengadu strategi,” kata Ginting.
Pada babak kedua nanti, Ginting dijadwalkan menghadapi wakil China Wang Zheng Xing. Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama bagi Ginting dengan pemain yang saat ini menempati peringkat ke-26 dunia tersebut.
(Antara)
Baca Juga: Swiss Open 2026: Leo/Bagas Ungkap Kunci Kemenangan atas Pasangan Chinese Taipei
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Leo/Bagas Ungkap Kunci Kemenangan atas Pasangan Chinese Taipei
-
Swiss Open 2026: Teringkir di Babak Awal, Raymond/Joaquin Ungkap Penyebabnya
-
Swiss Open 2026: Ana/Meilysa Lolos ke Babak 16 Besar, Mau Main Tanpa Beban Lawan Pasangan China
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO Masuki Babak Delapan Besar, Persaingan Kian Ketat
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026