- Media Malaysia New Strait Times menyoroti lini ganda putra Indonesia sebagai yang terkuat dan paling mengerikan dibandingkan tim peserta Thomas Cup 2026 lainnya.
- Alwi Farhan menjadi senjata rahasia di sektor tunggal putra karena dinilai punya kapabilitas untuk mengalahkan pemain peringkat 10 besar dunia.
- Skuad putra Indonesia diprediksi menjadi tim paling seimbang yang mampu menghentikan dominasi China dalam perebutan trofi Thomas Cup di Denmark.
"Kemudian, ada pula peringkat sembilan, Sabar Karyaman/Moh Reza Isfahani serta Raymond/Nikolaus yang tengah meroket," lanjut laporan media tersebut.
"Berdasarkan kondisi mereka saat ini, Indonesia punya line-up ganda terbaik di Horsens," sambungnya lagi dalam nada penuh kewaspadaan.
Alwi Farhan: Senjata Mematikan di Sektor Tunggal
Tidak hanya terpaku pada sektor ganda, perhatian New Strait Times juga terarah pada regenerasi sektor tunggal putra Indonesia yang menunjukkan progres luar biasa.
Sosok Alwi Farhan kini digadang-gadang akan menjadi "senjata rahasia" Indonesia untuk merusak dominasi tunggal putra top dunia di Thomas Cup edisi kali ini.
Pebulu tangkis yang baru menginjak usia 21 tahun tersebut dinilai memiliki mentalitas juara setelah meraih berbagai gelar bergengsi di level junior maupun senior.
"Mantan juara dunia junior, Alwi Farhan yang berusia 21 tahun sudah membuat dampak tersendiri," tulis media Negeri Jiran tersebut mengapresiasi talenta muda Indonesia.
Alwi Farhan tercatat telah menyabet gelar juara di ajang Macau Open, Indonesia Masters, serta sukses menyumbangkan medali emas SEA Games pada tahun lalu.
Sebagai pilihan tunggal putra kedua, kapabilitas Alwi Farhan disebut sudah cukup matang untuk melumat pemain-pemain yang saat ini bertengger di peringkat 10 besar dunia.
Baca Juga: Erick Thohir Bantah Tudingan Media Malaysia Soal Dalang Aduan FIFA: Maaf, Saya Kelasnya Tak di Situ
Potensi Menumbangkan Dominasi Raksasa China
Analisis media Malaysia tersebut menyimpulkan bahwa penggabungan kekuatan ganda yang solid dan tunggal yang kompetitif membuat Indonesia menjadi tim paling berimbang.
Status sebagai tim paling berimbang ini membuat New Strait Times tidak terkejut andai tim Indonesia mampu menggulingkan kekuatan utama bulu tangkis dunia, China.
"Kekuatan ini membuat mereka sebagai tim paling berimbang dan berpeluang mengalahkan China," beber ulasan dari New Strait Times.
China sendiri diprediksi akan tetap mengandalkan tunggal putra nomor satu dunia, Shi Yu Qi, sebagai motor serangan utama mereka di partai pembuka.
Selain Shi Yu Qi, China memiliki pasangan elite dunia yakni Liang Wei Keng/Wang Chang serta pasangan pelapis kuat Chen Bo Yang/Liu Yi.
Namun, dengan barisan ganda putra yang dimiliki Indonesia saat ini, peluang untuk mencuri poin dari sektor ganda China dinilai sangat terbuka lebar.
Indonesia di Thomas Cup 2026
Gelaran Thomas Cup 2026 di Denmark merupakan ajang pembuktian bagi tim putra Indonesia setelah pada edisi sebelumnya harus puas dengan raihan medali perak.
Sejarah mencatat bahwa Indonesia merupakan pemegang gelar juara terbanyak sepanjang sejarah turnamen ini, sehingga tekanan untuk kembali membawa pulang trofi selalu menyelimuti skuad Merah Putih.
Pertemuan antara Indonesia dan Malaysia dalam sejarah Thomas Cup selalu menyajikan tensi tinggi yang sering disebut sebagai "Derbi Melayu" oleh para penggemar di kawasan Asia Tenggara.
Dengan komposisi skuad yang memadukan pemain senior peringkat 10 besar dunia dan darah muda potensial, Indonesia dipandang sebagai ancaman nyata bagi setiap negara peserta.
Persiapan fisik dan taktik kini terus dimatangkan oleh jajaran pelatih PBSI agar puncak performa para atlet dapat terjaga saat turnamen resmi dimulai di Horsens nanti.
Berita Terkait
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Media Malaysia Ikut Soroti Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026