Sport / Arena
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:42 WIB
Brigjen Pol Victor Alexander Lateka resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) untuk masa bakti 2026–2030.
Baca 10 detik
  • Brigjen Pol Victor Alexander Lateka ditetapkan sebagai Ketua Umum PABKI periode 2026–2030 di Jakarta, Sabtu (16/5/2026).
  • Kepemimpinan baru ini bertujuan memperkuat legalitas, tata kelola organisasi, serta standarisasi keselamatan olahraga akurasi di Indonesia.
  • Victor berkomitmen mentransformasi PABKI menjadi organisasi profesional yang inklusif untuk meningkatkan prestasi atlet di kancah internasional.

Suara.com - Peta jalan olahraga akurasi di Indonesia memasuki babak baru. Brigjen Pol Victor Alexander Lateka secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia atau PABKI, untuk masa bakti 2026–2030.

Langkah ini menandai era transformasi bagi disiplin olahraga yang menuntut konsentrasi tinggi dan presisi tersebut.

Penetapan resmi ini dikukuhkan melalui Surat Keputusan PABKINomor 001/SK/PP-PABKI/5/2026.

Kehadiran figur dari kalangan kepolisian ini, diharapkan mampu membawa stabilitas serta penguatan legalitas bagi organisasi yang tengah berkembang pesat di tanah air.

Dalam seremoni yang berlangsung di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Sabtu (16/5/2026), Victor menyatakan kesiapannya mengemban mandat besar ini.

Di hadapan para pengurus dan pegiat olahraga akurasi, ia menegaskan posisinya bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah komitmen untuk membawa PABKI ke level profesional yang lebih tinggi.

“Saya hari ini mendapat amanah sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat PABKI. Saya terima dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab," kata Victor di Jakarta Selatan.

Brigjen Pol Victor Alexander Lateka resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) untuk masa bakti 2026–2030.

Visi Strategis: Menjadikan PABKI sebagai Rumah Bersama

Sebagai nakhoda baru, Victor melihat PABKI memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu cabang olahraga unggulan, yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Baca Juga: Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman

Namun, ia menyadari fondasi yang kuat adalah syarat mutlak sebelum mengejar prestasi tinggi.

Baginya, PABKI harus bertransformasi dari sekadar komunitas hobi menjadi organisasi olahraga yang modern dan inklusif.

“Ini amanah, bukan sekadar jabatan, tapi tanggung jawab menjaga kehormatan PABKI. Ini juga untuk memperkuat tata kelola serta memastikan olahraga akurasi bilah dan kapak bisa berkembang," kata Victor.

Lebih lanjut, ia menekankan inklusivitas menjadi kunci pertumbuhan organisasi. Victor menginginkan PABKI hadir sebagai payung besar bagi seluruh elemen yang terlibat dalam olahraga ini, mulai dari tingkat akar rumput hingga elite.

“Organisasi ini harus dibangun sebagai induk organisasi nasional. Jadi bukan sekadar komunitas, tapi rumah bersama bagi semua pengurus, klub, atlet, daerah serta siapa pun yang berminat olahraga akurasi bilah dan kapak," kata dia.

Lima Pilar Prioritas Kerja 2026–2030

Load More