Sport / Arena
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:42 WIB
Brigjen Pol Victor Alexander Lateka resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) untuk masa bakti 2026–2030.
Baca 10 detik
  • Brigjen Pol Victor Alexander Lateka ditetapkan sebagai Ketua Umum PABKI periode 2026–2030 di Jakarta, Sabtu (16/5/2026).
  • Kepemimpinan baru ini bertujuan memperkuat legalitas, tata kelola organisasi, serta standarisasi keselamatan olahraga akurasi di Indonesia.
  • Victor berkomitmen mentransformasi PABKI menjadi organisasi profesional yang inklusif untuk meningkatkan prestasi atlet di kancah internasional.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Brigjen Pol Victor Alexander Lateka telah merumuskan lima prioritas kerja yang akan menjadi kompas kepemimpinannya selama empat tahun ke depan.

Kelima pilar ini dirancang untuk menyentuh seluruh aspek fundamental organisasi:

  1. Penguatan Tata Kelola dan Legalitas: Victor berfokus pada pembenahan administrasi dan status hukum organisasi agar diakui secara luas oleh otoritas olahraga nasional dan internasional.
  2. Digitalisasi dan Penataan Data: Mengingat perkembangan zaman, PABKI akan mulai melakukan pendataan sistematis terhadap anggota, klub, hingga pengurus daerah guna memudahkan koordinasi dan penyelenggaraan event yang profesional.
  3. Standarisasi Keselamatan: Mengingat alat yang digunakan dalam olahraga ini memiliki risiko tinggi, penegakan prinsip keselamatan (safety) akan menjadi standar operasional prosedur (SOP) wajib dalam setiap sesi latihan maupun kompetisi.
  4. Sistem Pembinaan Berjenjang: PABKI akan membangun jalur prestasi yang jelas, mulai dari rekrutmen di tingkat klub hingga pembinaan atlet nasional yang berkelanjutan.
  5. Peningkatan Reputasi: Membangun citra positif bahwa olahraga akurasi bilah dan kapak adalah disiplin yang menjunjung tinggi sportifitas, edukasi, dan prestasi.

Komitmen Terhadap Keselamatan dan Disiplin

Dunia olahraga akurasi bilah dan kapak memang unik dan menantang. Faktor keamanan menjadi sorotan utama bagi Victor.

Ia menegaskan, disiplin dalam menjaga standar keamanan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dalam masa kepemimpinannya. Tanpa adanya aspek keselamatan yang terjamin, prestasi yang diraih akan kehilangan maknanya.

“Tidak ada prestasi tanpa keselamatan, itu yang ingin saya tegaskan. Tak ada organisasi yang besar tanpa tata kelola baik. Terakhir, tak ada reputasi nasional tanpa persatuan, disiplin serta kerja nyata."

Menutup arahannya, Victor mengajak seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem PABKI untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kemajuan bersama.

Ia menginginkan adanya harmonisasi langkah dari seluruh pengurus daerah untuk mencapai target-target besar yang telah ditetapkan.

“Saya ingin mengajak seluruh jajaran PABKI bergerak bersama. Tinggalkan ego sektoral, satukan langkah membangun PABKI dengan semangat manunggal."

Baca Juga: Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman

Load More