- Ganda putri Indonesia, Ana/Trias, melaju ke perempat final Indonesia Open 2026 setelah menumbangkan wakil Taiwan di Istora Senayan.
- Kemenangan tiga gim tersebut diraih berkat dukungan suporter tuan rumah dan strategi cerdas memanfaatkan kondisi angin di lapangan.
- Hasil ini memastikan duel sesama wakil Indonesia melawan Rachel/Febi pada babak perempat final turnamen bulu tangkis level Super 1000.
Suara.com - Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, berhasil menunjukkan mentalitas baja di hadapan publik sendiri.
Bertanding di Istora Senayan pada Kamis (4/6/2026), mereka sukses melaju ke babak perempat final Polytron Indonesia Open 2026.
Keberhasilan ini diraih setelah menumbangkan wakil Taiwan, Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu, lewat drama pertarungan tiga gim.
Sorakan ribuan penonton di stadion legendaris tersebut diakui menjadi bahan bakar utama bagi kebangkitan mereka saat berada dalam posisi tertekan.
Motivasi Berlipat dari Publik Istora
Pasangan yang akrab disapa Ana/Trias ini mengunci kemenangan dengan skor akhir 13-21, 21-17, dan 21-15 atas unggulan ketujuh tersebut.
Trias mengakui atmosfer militan para suporter di tribun memberikan energi tambahan yang luar biasa bagi mereka di lapangan.
"Kami merasa penonton hari ini ramai sekali ya, pastinya kami tambah semangat mainnya. Jadi lebih termotivasi," kata Trias seusai pertandingan.
Dukungan tersebut terbukti sangat krusial mengingat jalannya laga babak 16 besar ini tidak dimulai dengan mudah bagi wakil tuan rumah.
Baca Juga: Tak Mau Dijuluki Mini Minions, Raymond/Joaquin Pilih Dikenal sebagai Ray-Jo
Taktik Menjinakkan Power Keras Lawan
Pada gim pertama, Ana/Trias sempat kewalahan meredam pola permainan agresif yang diperagakan pasangan Hsieh/Hung.
Ganda putri Taiwan tersebut tampil menekan dengan pukulan no lob cepat dan tenaga yang sangat keras sejak reli dimulai.
Sadar akan ketertinggalan, Ana/Trias mencoba lebih sabar dalam mengatur tempo permainan guna mencari celah serangan balik.
Strategi tersebut membuahkan hasil di gim kedua, ketika mereka berhasil keluar dari tekanan dan memaksa terjadinya gim penentuan.
Ana membeberkan bahwa kecermatan dalam memanfaatkan kondisi lapangan yang berangin menjadi kunci sukses mereka membalikkan keadaan.
Berita Terkait
-
Pebulu Tangkis Hong Kong Keturunan Indonesia Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Ana/Trias dan Rachel/Febi Menang, Ganda Putri Indonesia Amankan Tiket Semifinal
-
3 Makanan Indonesia Favorit Angus Ng Ka Long, Bintang Hong Kong Keturunan Surabaya
-
Kisah Angus Ng Ka Long di Indonesia Open 2026: Punya Darah Indonesia, Doyan Sop Buntut
-
Goh/Shevon Akui Kemenangan Dramatis atas Wakil Indonesia Jadi Titik Balik Mental
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
Terkini
-
Indonesia International Open 2026 Hadirkan Juara Dunia, Perebutkan Total Hadiah Rp1,6 Miliar
-
Pebulu Tangkis Hong Kong Keturunan Indonesia Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Ana/Trias dan Rachel/Febi Menang, Ganda Putri Indonesia Amankan Tiket Semifinal
-
3 Makanan Indonesia Favorit Angus Ng Ka Long, Bintang Hong Kong Keturunan Surabaya
-
Kisah Angus Ng Ka Long di Indonesia Open 2026: Punya Darah Indonesia, Doyan Sop Buntut
-
Goh/Shevon Akui Kemenangan Dramatis atas Wakil Indonesia Jadi Titik Balik Mental
-
Tak Mau Dijuluki Mini Minions, Raymond/Joaquin Pilih Dikenal sebagai Ray-Jo
-
Sabar/Reza Ungkap Kunci Keberhasilan Melaju ke Babak Kedua Indonesia Open 2026
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026