Sukabumi.suara.com – Beberapa waktu ke belakang, ramai isu mengenai pencurian dan penjualan data penting yang dilakukan peretas terhadap sejumlah perusahaan besar hingga pemerintah di Indonesia. Mulai dari Gojek, PLN, hingga perusahaan BUMN layaknya Telkom Group turut disinyalir menjadi korban.
Terbaru, isu pencurian data ini disebut menargetkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai korban. Kabar ini ramai mencuat di media sosial Twitter, salah satu akun yang membagikan kejadian ini dapat dilihat melalui akun @asn_1412.
Dari foto yang diunggah, diketahui jika klaim data Kemenkumham yang berhasil dibobol berjumlah lebih dari 85 ribu pegawai, yang terdiri dari Nama, NIK, nomor rekening, dan lain sebagainya.
Menanggapi hal ini, Kemenkumham akhirnya angkat bicara. Tubagus Erif Faturahman, selaku Koordinator Humas Setjen Kemenkumham menyebut, jika kabar pembobolan tersebut tidak benar.
Lebih lanjut, Tubagus memang membenarkan jika Kemenkumham kerap mendapat upaya pembobolan data, namun dari pembobolan yang dimaksud, tidak ada yang berhasil menembus sistem keamanan mereka.
"Setiap hari kami mendapat ribuan serangan. Rata-rata 2000-an. Terbanyak dari luar negeri. Saya sampaikan tidak benar web SIMPEG Kemenkumham itu diretas. Sampai sekarang sistem dan data aman," ujar Tubagus, Minggu (28/8/2022).
Adapun terkait bukti data yang terlihat dan dibagikan di situs gelap, Tubagus di saat bersamaan juga menyebut jika data tersebut merupakan data pegawai Kemenkumham pada tahun 2020 yang berisi data umum, yang tidak terlalu penting.
“Data yang katanya milik pegawai Kemenkumham dan ditampilkan, itu tidak sesuai dengan data yang ada di sistem kami. Itu adalah data lama yang sudah tidak tergunakan, tidak update. Itu data arsip tahun 2020 dan yang terpenting, bukan data krusial," imbuhnya.
Sumber: suara.com.
Baca Juga: Kapolri Janji Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Brigadir J Transparan dan Sesuai Fakta
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026