Sukabumi.suara.com – Seto Mulyadi atau Kak Seto sedang jadi perbincangan panas sekaligus bahan luapan kekesalan warganet akhir-akhir ini. Hal tersebut lantaran sosok yang dikenal sebagai Sahabat Anak tersebut bersikeras membela anak anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Banyak yang menilai, pembelaan Kak Seto berlebihan. Salah satunya karena Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) tersebut, menyarankan Putri Candrawathi yang berstatus tersangka tidak ditahan, karena masih mempunyai anak berusia 1,5 tahun.
Kak Seto juga beberapa kali diketahui aktif mengunjungi Mabes Polri, untuk memastikan bentuk perlindungan yang diberikan terhadap anak-anak Ferdy Sambo, dari tindak perundungan.
Di lain sisi, mengetahui hal tersebut sejumlah pihak memandang ada sesuatu di balik pembelaan yang dilakukan Kak Seto, mulai dari tudingan panjat sosial (pansos), hingga dibayar.
Salah satu pihak yang mengkritik langkah Kak Seto adalah Deolipa Yumara, eks pengacara Bharada E. Dia menilai, Kak Seto seharunya lebih mempedulikan anak-anak di luar sana yang lebih membutuhkan perlindungan.
“Anak Indonesia begitu banyaknya berantakan sedunia. Terlantar ada yang di ujung sana, bahkan tuh depan tuh anak Indonesia lagi ngamen masih kecil-kecil," ujar Deolipa dalam berbagai video yang belakangan viral di media sosial.
Di saat bersamaan, kritikan juga datang dari warganet yang meluapkan kekesalan di media sosial Instagram Kak Seto (@kaksetosahabatanak).
Terlihat pada unggahan terakhir di akun instagramnya, kolom komentar langsung dipenuhi oleh komentar kekesalan warganet. Bahkan, di sebagian besar komentar muncul tagar sindiran sahabat anak jenderal.
“Kak seto sahabat Anak Tertentu” ujar akun @wahyu***triautama_
Baca Juga: Viral Anak Ini Jual TV Hadiah Lomba untuk Melanjutkan Sekolah, Mana Kak Seto?
“Sahabat anak? Anak yg mana dulu nih ..” tanya @naomi_zaskia97
“#KakSetoSahabatAnakJenderal” tulis @rafied**
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar
-
Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki